Sukses

Amandel Bengkak, Perlu Operasi?

16 Jan 2015, 10:19 WIB
Wanita, 35 tahun.

Pagi dok, Saya ingin menanyakan mengenai anak saya. Anak saya laki2 berusia 8 thn. Dia sering bengkak amandelnya, belakangan ini 2mg sekali, dan beberapa dokter sudah suruh angkat. cuma saya masih ragu. Saya ingin menanyakan apakah setelah amandel diangkat, akan berpengaruh kepada daya tahan tubuh dia, karena pertahanan pertama di amandelnya sdh tidak ada. Mohon infonya. terima kasih.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu yang terhormat. Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Amandel atau tonsil (istilah medis) merupakan salah satu jaringan limfoid yang berlokasi di mulut atau di kedua sisi dari faring. Fungsi dari tonsil adalah membantu melawan virus dan bakteri yang masuk melalui tenggorokan dengan cara membantu tubuh memproduksi sel-sel limfosit untuk membantu melawan infeksi. Tonsil akan membesar manakala sedang terjadi proses peradangan atau infeksi, akibatnya nafsu makan juga ikut menurun karena gejala nyeri menelan.

Radang pada tonsil yang disebabkan oleh virus akan menghilang dengan sendirinya. Anda dapat mengurangi nyeri pada tenggorok dengan berkumur-kumur dengan air garam ataupun minum teh hangat. Radang yang disebabkan oleh bakteri akan memerlukan pemberian antibiotik. Apabila tonsil mengecil dengan obat-obatan maka tidak akan menjadi masalah karena ia merupakan salah satu pertahanan tubuh yang akan membesar saat terjadi infeksi dan mengecil apabila infeksinya hilang. 

Namun apabila tonsil terus membesar dan menutup jalan napas maka sebaiknya tidak dibiarkan karena berbahaya. Operasi tonsil (tonsilektomi) dilakukan apabila sesuai dengan indikasinya, antara lain:

  1. Hipertrofi atau pembesaran tonsil yang sudah menutup dan menyebabkan sumbatan jalan napas. Gejalanya diantaranya adalah obstructive sleep apnea yaitu kondisi berhentinya bernapas secara tiba-tiba kala sedang tidur karena pembesaran tonsil, atau mendengkur (mengorok) saat tidur
  2. Radang pada tonsil yang berulang karena infeksi atau serangan tonsilitis 4-5 kali atau lebih dalam 1 tahun dengan terapi yang adekuat
  3. Tonsil mengandung kripta-kripta atau mengalami abses peritonsilar (penumpukan nanah di sekitar tonsil)
  4. Sulit menelan akibat tonsil yang sangat besar dengan kripta

Studi medis yang ada saat ini tidak menunjukkan adanya perbedaan risiko infeksi virus atau bakteri pada individu yang sudah mengalami pengangkatan tonsil dengan individu dengan tonsil normal. Tubuh kita akan menyesuaikan dan tetap memiliki mekanisme pertahanan tubuh terhadap penyakit. Yang harus diperhatikan adalah, jika seseorang sering mengalami peradangan tonsil, maka ia juga akan lebih rentan mengalami infeksi pada saluran pernapasan atau pada kerongkongan, sehingga harus mendapat penanganan yang optimal seperti yang telah disebutkan di atas.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar