Sukses

Gatal Sehabis Mandi = Alergi Air?

16 Jan 2015, 13:00 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok setiap stelah mandi kulit saya tersa gatal trutama kaki dan tangan.saya coba ganti sabun tp tetap gatal,sy coba pakai minyak putih stlah mandi ttp jg gatal.gatalnya tdk merah dan tidak berbintik.. sekian dok maksih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikDokter.

Apakah gatal hanya muncul sehabis mandi? Bagaimana gambaran kelainan di kulit yang muncul, apakah bentol atau kemerahan? Penyakit kulit paling baik untuk didiagnosis berdasarkan pemeriksaan langsung karena begitu banyak penyakit kulit yang dapat menunjukkan gambaran serupa. 

Ada gangguan kulit yang disebut sebagai aquagenic urticaria (alergi air). Aquagenic urticaria merupakan suatu bentuk biduran yang jarang terjadi. Kondisi ini mengakibatkan munculnya gatal atau biduran saat Anda kontak dengan air. Anda juga dapat merasakan sensasi nyeri dan menyengat. Kondisi ini muncul tidak bergantung pada temperatur air, diagnosis banding untuk gangguan kulit ini adalah aquagenic pruritus dan aquadynia. Aquagenic urticaria lebih sering menyerang wanita daripada pria. Penyakit ini paling sering mengenai remaja.

Gejala aquagenic urticaria:

  • Kulit terasa gatal atau nyeri setelah terpapar dengan air.  Bahkan ada yang gejala timbul ketika kulit berkeringat.

  • Dalam 1 hingga 15 menit akan muncul biduran, dan kemerahan di kulit

  • Dalam 10-120menit lesi dapat bertambah dan bisa menyebabkan nyeri.

  • Pada beberapa kasus, gangguan menelan dan pernapasan juga dapat ditemukan.

Banyak yang mengatakan bahwa penyakit ini disebabkan oleh meningkatnya sensitivitas kulit akibat bahan tambahan air seperti klorin. Orang-orang dengan intoleransi laktosa memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit ini. Penyakit-penyakit atopi, urtikaria kolinergik, erupsi kulit akibat cahaya, infeksi HIV, sindroma Bernard-soulier juga memiliki kolerasi terhadap timbulnya penyakit ini.

Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menghilangkan 100% gejala. Pengobatan terpenting adalah dengan menghindari pajanan penyebab biduran. Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk mengurangi gejala biduran yang terjadi seperti pemberian antihistamin (antigatal) oral, kortikosteroid topikal, epinefrin(pada keadaan akut), Namun yang terpenting adalah menjaga kesehatan kulit Anda agar keluhan tidak timbul kembali, antara lain dengan memerhatikan faktor-faktor di atas yang diduga berpengaruh. 

Bagaimanapun, hal ini masih merupakan kemungkinan  yang harus dibuktikan melalui pemeriksaan langsung oleh dokter. Untuk itu, kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diagnosis dan terapi lebih lanjut. 

Berikut kami lampirkan artikel sebagain tambahan informasi:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar