Sukses

Ingin Cepat Hamil Pasca Menggunakan KB Suntik

14 Jan 2015, 23:09 WIB
Wanita, 27 tahun.

dok,sy pernah pakai KB suntik yg 1 bln slma 1,5 thn. trus sy ganti dg KB suntik yg 3 blnan slma 1 thn. dan skrg sy sudah berhenti KB slma 4 bln. yg ingin sy tanyakan, knpa sy tidak mens slm 4 bln terakhir ini? trus apakah sy bisa cepat hamil stlah keluar dr KB?apa kiat2nya biar bs cepat hamil lagi. krn ada teman sy baru berhenti KB yg 3 blnan udah lgsung hamil. mhon jawabannya. dan terima kasih.

Terima kasih telah menghubungi layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. KB hormonal (termasuk suntik KB 3 bulan dan/atau pil pemberhenti mens sementara) memang dapat menyebabkan gangguan dari menstruasi. Biasanya pada penggunaan awal (3 bulan pertama) dapat terjadi perdarahan yang tidak teratur, beberapa efek lain seperti  lapisan dari lendir rahim menjadi tipis sehingga haid sedikit, bercak atau tidak haid sama sekali, perdarahan tidak menentu pada beberapa bulan pertama. Lama-kelamaan menstruasi bisa tidak dapat sama sekali. Hal ini sering dialami oleh wanita yang menggunakan kontrasepsi suntik KB 3 bulan. Umumnya bila menggunakan suntik KB 3 bulan maka pengembalian kesuburan dan menstruasi normal kembali setelah penghentian 5-7bulan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari.

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok (Termasuk suami), obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Merencanakan Kehamilan 

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Resiko Hamil Setelah Usia 35?

Manusia dapat terus berusaha, sambil terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk pertolongan-Nya. Jika Anda ingin melakukan pengecekan langsung terhadap kesehatan reproduksi Anda dan suami maka dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, sementara seorang pria dapat berkonsultasi dengan dokter urologi atau andrologi. 

Semoga Anda segera diberikan momongan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS) 

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar