Sukses

Pasca Pencangkokan Ginjal

27 Aug 2015, 11:39 WIB
Wanita, 23 tahun.

bagaimana pengobatan pasca pencangkokan ginjal?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pasca Pencangkokan GinjalCangkok ginjal merupakan upaya yang dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak.

Ginjal berfungsi untuk mengeluarkan sisa produk metabolisme dan cairan berlebih dalam tubuh.

Apabila tidak dikeluarkan, produk sisa metabolisme ini dapat menjadi racun bagi tubuh. Sisa produk metabolisme berasal dari makanan yang anda makan dan minuman yang anda minum. 

Pengaturan diet merupakan salah satu terapi non-medikamentosa (bukan obat) pada orang dengan gangguan ginjal dapat membantu mengontrol produk sisa metabolisme dan cairan di tubuh anda dan menurunkan beban kerja pada ginjal.

Berikut adalah beberapa tips diet untuk menjaga kesehatan ginjal.

Silakan klik next untuk melanjutkan.

Pasca Pencangkokan Ginjal

Berikut adalah beberapa tips diet untuk menjaga kesehatan ginjal:

Cairan

Hidrasi/konsumsi air yang cukup diperlukan untuk pencegahan dan pengobatan. Menjaga urin tidak kental penting agar ginjal Anda tetap sehat. Air putih adalah pilihan terbaik, tetapi Anda juga bisa minum jus buah, air jahe atau teh . Jika urine Anda berwarna terang setelah Anda BAK, artinya Anda mendapatkan cukup cairan. Namun, batasilah konsumsi minuman berkafein untuk 1-2 cangkir sehari karena justru bisa membuat Anda dehidrasi .

Buah dan Sayuran

Buah-buahan dan sayuran dapat meningkatkan fungsi ginjal Anda. Buah tersebut termasuk anggur, cranberry dan blueberry (buah yang kaya akan antioksidan); sayuran termasuk bawang merah, seledri, bit, bayam, buncis dan asparagus . Jika Anda menderita penyakit ginjal , pastikan buah-buahan dan sayuran yang Anda makan rendah kalium .

Makanan Rendah Kalium

Karena ginjal juga berfungsi mengatur kalium dalam darah, penting untuk Anda memantau asupan kalium Anda sehari-hari. Jika tingkat kalium Anda terlalu tinggi, Anda dapat menambah risiko lebih besar untuk menderita stroke atau serangan jantung. Beberapa contoh makanan rendah kalium termasuk apel, kacang-kacangan, jagung, beras, mie, pasta, terong, pir, kacang polong, dan paprika. (Namun, hati-hati dalam pemilihan makanan rendah kalium tinggi karbohidrat seperti; jagung, beras, mie, pasta, karena bila dikonsumsi dalam jumlah banyak justru akan meningkatkan resiko terserang penyakit diabetes mellitus atau sakit gula)

Makanan Kaya Zat Besi

Jika Anda didiagnosis dengan penyakit ginjal kronis, tubuh Anda mungkin rendah zat besi. Ginjal berperan dalam produksi sel darah merah, ketika  ginjal Anda berfungsi dengan tidak baik,  jumlah sel darah merah Anda mungkin dapat menjadi terlalu rendah, dan berujung pada menurunnya tingkat energi. Mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti sayuran berdaun hijau dan telur dapat membantu Anda meningkatkan asupan zat besi Anda .

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

5 Kiat Ginjal Sehat

Selamatkan Ginjal Anda dengan Gigi yang Sehat

Terlalu Lama Duduk dan Risiko Ginjal

Nyeri Pinggang Akibat Batu Ginjal?

Selamatkan Ginjal Anda dengan Gigi yang Sehat

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar