Sukses

Penyebab Vagina Becek

04 Nov 2015, 08:44 WIB
Wanita, 22 tahun.

Salam dokter saya ingin menanyakan maslah kewanitaan yaitu vagina. Awalnya saya tidak pernah mengalami vagina saya becek namuun saat saya dalam keadaan flu saya meminum dua tablet obat dan dalam satu tablet mengandung paracetamol 500mg, phenylpropanolamine HCL 15mg, Chlorpheniramine Maleate 2mg dan Dextromethorphan HBr 15 mg. Setelah meminum obat itu keesokannya vagina saya becek sedangkan saya masih gadis. Mohon penjelasannya terimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Silakan klik next untuk tahu jawaban dr. Suci Dwi Putri.

Penyebab Vagina Becek

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu.

Selain itu lakukan beberapa tips berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Namun untuk kepastian bahwa keputihan yang Anda alami bukan sebuah kondisi patologis, sebaiknya Anda konsultasi dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Berikut adalah beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda.

 

Salam,

Penyebab Vagina Becek

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina.

Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal / fisiologis dan secara patologis.

Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi.

Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Bagaimana ciri-ciri cairan vagina yang normal?

Silakan klik next untuk melanjutkan.

Penyebab Vagina Becek

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu.

Selain itu lakukan beberapa tips berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Namun untuk kepastian bahwa keputihan yang Anda alami bukan sebuah kondisi patologis, sebaiknya Anda konsultasi dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Berikut adalah beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar