Sukses

Mitral Valve Prolapse / Prolaps Katup Mitral Jantung

28 Aug 2015, 18:01 WIB
Pria, 27 tahun.

Kondisi saya kebetulan terdiagnosa mitral valve prolapse sejak 6 bulan yg lalu. Sama dokter dikasih obat bisoprolol fumarate 5mg, omega 3 epa extra, dan lipitor 10mg. Pertanyaanya sampai saat ini perasaan sesak nafas dan cepat lelah kadang masih sering terasa. Apakah pengobatan untuk kasus ini cukup lama ya?atau ada saran lain yang bisa membantu?mohon bantuan dan sharenya ya dok. Makasih bayak.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan sedikit menjelaskan mengenai kondisi penyakit yang Anda alami.

Prolapsus Katup Mitral / Mitral valve prolapse (MVP) timbul ketika katup antara bilik dan serambi jantung bagian kiri tidak menutup dengan sempurna.

Terkadang terjadi juga aliran balik darah dari bilik jantung kiri naik ke serambi kiri dan menyebabkan regurgitasi katup mitral.

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini tidak sampai mengancam nyawa dan tidak membutuhkan terapi atau penanganan khusus. Namun, disisi lain, terdapat juga kasus yang membutuhkan terapi medis.

Walaupun penyakit ini dapat diderita dalam waktu lama, kebanyakan penderita penyakit ini tidak pernah menunjukkan gejala yang signifikan. Namun, bila terdapat gejala yang dirasakan, biasanya kondisi ini terjadi akibat adanya regurgitasi darah. Dan gejala tersebut sangatlah bervariasi pada tiap penderita. Gejala yang mungkin dirasakan;

  • irama jantung tidak teratur (aritmia)
  • perasaan melayang / kepala terasa ringan
  • Sesak atau nafas terasa berat, bertambah berat dalam posisi berbaring atau setelah melakukan aktivitas
  • kelelahan
  • nyeri dada (yang tidak berhubungan dengan serangan jantung atau PJK)

Pada kebanyakan kasus, dimana penderita tidak mengalami gejala bermakna, maka tidak dibutukan terapi. Sedangkan pada penderita yang telah mengalami mitral regurgitasi tanpa gejala, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terkontrol agar kondisi kesehatan dapat dimonitor. Namun, pada penderita yang menunjukkan adanya gejala, maka selain terapi obat, dokter dapat juga menyarankan terapi pembedahan, tergantung dari beratnya derajat penyakit.

Dalam kasus anda, jika setelah diberikan terapi obat gejala tidak juga membaik atau justru bertambah berat, maka anda perlu kembali memeriksakan diri untuk mengevaluasi keadaan penyakit anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar