Sukses

Mengatasi Penyakit Panu

16 Jan 2015, 11:29 WIB
Pria, 25 tahun.

Salam hangat buat dokter.. saya mau tanya.. saya semenjak remaja sampai menginjak usia dewsa. Saya punya penyakit kulit sperti panu. Tp gak gatal. Trus panu itu menjalar keseluruh tubuh saya dari kaki kepunggung dan sekarang ke tangan. Yg aneh nya paman. Bapak. Dan kaka kandung saya juga panuan sperti saya.. apakh itu genetik dok. ?? Dan apakah itu penyakit biasa atau apa dok.. karna sdh saya coba obatin pakai obat salep seperti kalpanax akn tetapi gak ada perubahan. Bahkan ketika di oles kalpanax. Gak ada rasa sakit... mohon pencerahannnya dok...

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Panu atau pitiriasis versikolor adalah infeksi ringan yang sering terjadi disebabkan oleh Malasezia furfur, tidak ada kaitan dengan faktor genetika. Penyakit jamur kulit ini adalah penyakit koronis yang ditandai oleh bercak putih sampai coklat yang bersisik. Kelainan ini umumnya menyerang badan dan kadang- kadang terlihat di ketiak, sela paha,tungkai atas, leher, muka dan kulit kepala. 

Kelainan kulit pitiriasis versikolor ditemukan terutama di punggung, dada, leher dan lengan walaupun dapat terjadi di bagian tubuh lain. Pada anak-anak, terkadang dapat timbul di daerah wajah. Timbul bercak putih atau kecoklatan yang kadang-kadang gatal bila berkeringat. Bisa pula tanpa keluhan gatal sama sekali, tetapi penderita mengeluh karena malu oleh adanya bercak tersebut. Pada orang kulit berwarna, kelainan yang terjadi tampak sebagai bercak hipopigmentasi (warna kulit lebih terang dibanding kulit sekitarnya), tetapi pada orang yang berkulit pucat maka kelainan bisa berwarna kecoklatan ataupun kemerahan. Di atas kelainan kulit tersebut terdapat skuama (sisik halus).

Pengobatan harus dilakukan menyeluruh, tekun dan konsisten. Kebanyakan pengobatan akan menghilangkan bukti infeksi aktif (skuama) dalam waktu beberapa hari, tetapi untuk menjamin pengobatan yang tuntas pengobatan ketat ini harus dilanjutkan beberapa minggu. Perubahan pigmen lebih lambat hilangnya. Daerah hipopigmentasi belum akan tampak normal sampai daerah itu menjadi coklat kembali. Sesudah terkena sinar matahari lebih lama daerah-daerah yang hipopigmentasi akan coklat kembali. Meskipun terapi nampak sudah cukup, bila kambuh atau kena infeksi lagi merupakan hal biasa, tetapi selalu ada respon terhadap pengobatan kembali. Jika Anda mudah berkeringat, Anda harus segera mengganti pakaian yang basah agar tidak semakin lembab dan memperbanyak jamur di kulit.

Obat-obat anti jamur yang dapat menolong misalnya salep whitfield, salep salisil sulfur, salisil spiritus, tiosulfatnatrikus (25%). Obat-obat baru seperti selenium sulfida 2% dalam shampo, derivate imidasol seperti ketokonasol, isokonasol, toksilat dalam bentuk krim atau larutan dengan konsentrasi 1-2% sangat berkhasiat baik. Sabun yang mengandung sulfur atau belerang bisa membantu mengurangi keluhan Anda, karena kandungan mineral yang tinggi pada belerang dapat sebagai anti jamur.

Kami menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan lebih lanjut dikarenakan dalam menentukan diagnosis penyakit kulit perlu dilakukan anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang lengkap.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar