Sukses

Apakah Dapat Hamil?

15 Jan 2015, 21:53 WIB
Wanita, 34 tahun.

salam dokter, saya dan suami sudah menikah selama 7 tahun tapi belum dikaruniai momongan. riwayat saya dulu pernah melakukan aborsi secara ilegal sebanyak 3 kali, dan suami saya menurut hasil lab mengalami Azoospermia. yang ingin saya tanyakan : 1. Apakah aborsi yang saya lakukan bisa mempengaruhi kesuburan saya? 2. Apakah saya masih bisa hamil lagi? 3. Apakah Azoospermia bisa disembuhkan tanpa operasi? 4. Apakah nanti jika saya hamil janin saya akan terpengaruh karena dulu saya pernah aborsi? Mohon solusi dan pencerahan terimakasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Kami mengerti kekhawatiran Anda.

Apakah Anda pernah melakukan pemeriksaan kesehatan organ kewanitaan di dokter? Kami saranakn coba lakukan pemeriksaan dahulu ke dokter kandungan dan kebidanan untuk melihat kesehatan dari organ kewanitaan Anda. 

Azoospermia yaitu suatu keadaan dimana tidak ditemukan sperma dalam cairan ejakulat (semen). Cairan ejakulat adalah cairan yang keluar saat seorang pria ejakulasi. Sperma adalah sel yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada proses fertilisasi. Kondisi ini dapat terjadi akibat sumbatan saluran sperma, atau akibat penurunan produksi sperma dalam buah zakar. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisis langsung, pemeriksaan sperma, hingga pemeriksaan hormon. 

Dengan tidak adanya sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur, maka tidak akan terjadi kehamilan. Namun azoospermia akibat sumbatan saluran sperma masih dapat diperbaiki dengan jalan operasi, sedangkan azoospermiaakibat penurunan produksi sperma tidak bisa  Meskipun operasi yang dilakukan juga tidak bisa menjamin 100% kesuburan seorang laki-laki. 

Pemeriksaan analisis sperma yang ideal adalah dengan berpuasa hubungan seksual selama 2-5 hari, tetapi jangan hinggal lewat dari 1-2 minggu. Hal ini bertujuan untuk mendapat kualitas dan kuantitas terbaik dari sperma. Maka dari itu kami sarankan juga agar suami Anda melakukan konsultasi dengan dokter specialis andrologi.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,
Semoga dapat bermanfaat.
Salam.

    0 Komentar

    Belum ada komentar