Sukses

Anak menjadi Sulit Diatur

31 Aug 2015, 21:30 WIB
Wanita, 29 tahun.

Dok,, sy punya 1 putri umur 6 th,, stlh kami pindah rmh bru, ank sy susa dgr nasihat sy dn suami, suka ngelawan,ngebantah sy klo bpkx lg krj,, sy smpai bingung dgn cara aplg agar ank bisa nurut sm sy, dl sblm pindah rmh ank sy tdk sprti ini, di tempat tinggl kami yg baru temn2 nya sdh seumurn ank sy tdk ad yg sklh, dia mulai mlas kerjakn PR,malas sholat,malas ngaji, dan sering sy dgr dia suka berkata kotor/makian,, anak sy klo sdh pergi main sdh lupa pulang bhkan jam mkn siangpun tdk pulg, sy smpai tdk kuat lg dgn cara apa sy mdidiknya, bahkan sy sampai hrs menangis dgn kata/bhs apa agar anak sy bisa pahami apa yg sy bilang kedia, dokter ank sy itu tiap hari sy pukul tp tdk kapoknya dia malahan bsokx di ulang lg, pdhal dia sdh pernah berjanji tdk akn main lg dluar ,bsokx dia buat lg dok, sy bingung,,, suatu hari dia bgn pagi klur main dr jm 7 pagi smp jam 4 sore bru pulang,saking emosix sy tdk terkendali sy pukul dia dgn ikat pinggang smpai sy sesak napas,, sy bingung dan stres, sy smpai curhat ke suami itu anak sdh gak bilangin lagi capek sy,, dia pernh kan janji gak akan main sm nanda krn nanda itu anakx suka maki/bicara kotor msh jg main dg anak itu smpai mandi lumpur plg kermh bajux kotor dgn lumpur krn sdh cape sy marah mkx sy suruh dia mandi, esokx hujan dan angin ribut dia kluar rmh ke rmh tempatx,,saking takutx sy dgn cuaca, sy pukul dia,,, smtra sy lgi cari tempat kursus buat anak sy krn setiap plg sklh tdk mw tdr siang, beljr pun tdk mau,pr pun tdk dikrjkn maux dikrjkn disklh,, yang ada hanya bermain dan bermain pdhal thn ini dia mw mask SD, sy bingung dok,tlg berikan solusix kpd sy gmn mdidik anak sy

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Perilaku anak sangat bervariasi.  Ada yang mudah diatur atau penurut, tapi ada pula yang sangat susah diatasi atau sering rewel. Terkait dengan hal tersebut, jelas sekali turut berperan penting ialah pengaruh lingkungan dan pola kehidupan orangtuanya.

Menurut ahli psikologi anak Thomas & Chess, tempramen anak terbagi dalam 9 dimensi:

  1. Tingkat aktivititas.
  2. Keteraturan yang menyangkut pola kehidupan sehari-hari seperti jadwal makan dan tidur.
  3. Respon terhadap stimulus baru yang diberikan. Seperti halnya, respon bersikap ketika didekati orang baru, apakah ia mendekat atau malah menjauh.
  4. Kemampuan beradaptasi terhadap stimulus baru seperti obyek atau orang baru.
  5. Seberapa esar responnya terhadap stimulasi yang diberikan. Ada bayi yang hanya mendengar suara sedikit saja langsung bereaksi, tapi ada juga bayi yang menunjukkan reaksi lambat meski sudah diberi stimulus sedemikian rupa.
  6. Intensitas reaksi yang muncul.
  7. Suasana hati yang sering ditampilkan, apakah lebih banyak murung, menangis, atau tersenyum.
  8. Seberapa mudah perhatiannya beralih. Apakah ia cepat berganti kegiatan sesaat setelah melakukan sesuatu kegiatan atau sebaliknya.
  9. Jangkauan perhatian dan ketekunannya, yakni seberapa lama tingkat konsentrasinya terhadap sesuatu yang dikerjakan.

Perlu penelusuran lebih lanjut apa yang menjadi kebutuhan dalam aspek psikologis anak anda . Namun lebih dahulu kami jabarkan secara singkat perihal fundamental kebutuhan psikologis pada manusia.

Definisi kebutuhan adalah suatu keadaan yang ditandai oleh perasaan kekurangan dan ingin diperoleh sesuatu yang akan diwujudkan melalui suatu usaha atau tindakan (Murray dalam Bherm, 1996). Kebutuhan-kebutuhan psikologis dalam diri individu merupakan sesuatu hal yang akan memberikan warna khusus/ ciri khas pada individu tersebut.

Ada beberapa kebutuhan psikologis pada diri seorang individu agar individu tersebut mampu mengembangkan kepribadiannya secara sehat, diantaranya (Elmira, 1997):

  1. Adanya kebutuhan untuk dihargai atas prestasi yang dicapainya
  2. Adanya kebutuhan untuk dapat menyesuaikan diri dengan tata cara/aturan-aturan lingkungannya.
  3. Adanya kebutuhan untuk bertanggung jawab atas tugas-tugas yang telah dilaksanakannya
  4. Adanya kebutuhan untuk dapat diterima apa adanya oleh lingkungannya
  5. Adanya kebutuhan untuk mandiri
  6. Adanya kebutuhan untuk mendapatkan teman-teman dan orang-orang yang dapat menjalin pergaulan secara hangat dan harmonis
  7. Adanya kebutuhan untuk terlbat secara emosional dengan lingkungannya
  8. Adanya suatu kebutuhan untuk dimanjakan oleh orang lain
  9. Adanya kebutuhan untuk mengadakan suatu perubahan ke arah yang lebih baik.
  10. Adanya kebutuhan untuk dapat menyalurkan dorongan emosinya.

Dengan mengerti kebutuhan mendasar dari aspek psikologis anak Anda, maka secara taktis Anda sudah dapat mengetahui umpan-umpan yang kira-kira ideal diberikan kepada anak dalam proses memberikan edukasi yang terbaik dalam pertumbuhan mereka.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar