Sukses

10 Bulan Menikah Belum Punya Anak

18 Mar 2016, 13:48 WIB
Wanita, 25 tahun.

Selamat siang dok. Saya sudah menikah 10 bulan yang lalu, dan belum memiliki keturunan. semenjak menikah saya sulit sekali mencapai klimaks ketika berhubungan intim, suami saya sampai bingung kenapa saya seperti ini, padahal jangka waktu kami berhubungan bisa sampai 45 menit atau bahkan 1 jam. kami sudah mencoba berbagai gaya, tapi belum berhasil juga. apakah ada yang salah dengan diri saya dok? karena saya pernah divonis memiliki kista, dan juga polip di mulut rahim. mohon infonya ya dok. terima kasih.

Terima kasih Anda telah setia menggunakan fasilitas e-Konsultasi KlikDokter.

Silakan klik next untuk melanjutkan ke penjawaban dr. Dyah Novita Anggraini.

10 Bulan Menikah Belum Punya Anak

Kami sangat mengerti kekhawatiran dan keinginan Anda dalam memiliki buah hati. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Saat ini Anda belum dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas karena usia pernikahan Anda belum memasuki 1 tahun. Dan faktor pencapaian klimaks bagi seorang wanita bukan merupakan hambatan dalam proses pembuahan atau mendapatkan keturunan. 

Orgasme pada wanita memang cenderung lebih sulit dibandingkan dengan pria. Seorang wanita harus mendapatkan rangsangan yang adekuat terlebih dahulu sebelum dapat merasakan orgasme. Karena itulah dibutuhkan foreplay atau pemanasan untuk meningkatkan gairah wanita. Pastikan pasangan Anda telah melakukan cukup foreplay kepada Anda sebelum akhirnya melakukan penetrasi. Layaknya gunung, kenaikan libido pada wanita meningkat secara perlahan dan pasti, namun setelah mencapai puncak, seorang wanita dapat bertahan cukup lama atau dapat merasakan orgasme berulang. 

Organ seksual wanita dalam mencapai orgasme terdapat pada klitoris dan vagina. Akan tetapi orgasme vaginal (melalui penetrasi atau rangsangan jari) lebih sulit dicapai dibandingkan orgasme klitoris. Kepuasan seksual seorang wanita bukan terletak pada ukuran penis pasangannya, akan tetapi lebih kepada teknik yang diterapkan. Bahkan meskipun G-spot seorang wanita terdapat pada 1/3 depan vagina, atau sekitar 5 cm dari mulut vagina, hanya sekitar 15-30% wanita yang mendapatkan orgasme vaginal.

Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi Anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Periksakan kondisi Anda berdua, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan istri dapat segera dianugerahi buah hati. 

Berikut adalah beberapa artikel yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat. 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar