Sukses

Janin Hiperaktif

01 Sep 2015, 17:27 WIB
Pria, 26 tahun.

Mlm dok.. Saya mau bertanya mslh kehamilan pertama istri saya. Usia kandungan 6bulan. Setelah chek up ke bidan dikasih sangotonik dan prokalk calcil lactas 500ml. Setelah minum obat mlm hari,anaknya kenapa suka tendang2,jd hyperaktif kdang mpe jam 3 pagi. Itu knp y dok? Mksh

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menyatakan janin yang ada dalam kandungan istri anda hiperaktif, maka anda perlu terlebih dahulu mengenal gerakan janin yang normal. Kami akan sedikit membahas tentang topik ini.

Gerakan janin dikatakan normal bila:

  • Dirasakan minimal 10 gerakan dalam 12 jam
  • Dirasakan minimal 10 gerakan dalam 2 jam pada saat ibu istirahat dan benar-benar fokus menghitung sampai gerakan terkecil
  • Dirasakan minimal 4 gerakan dalam 1 jam pada saat ibu istirahat dan benar-benar fokus menghitung sampai gerakan terkecil
  • Dirasakan minimal 10 gerakan dalam 25 menit pada usia kehamilan 22-36 minggu atau minimal 10 gerakan dalam 35 menit pada kehamilan diatas 37 minggu

Bila anda khawatir akan gerakan janin yang terasa lebih aktif, maka cobalah untk terlebih dahulu memperhatikan dan menghitung gerakan janin anda dalam sehari. Namun sebenarnya, akan lebih baik jika janin terasa aktif ketimbang janin yang pergerakan minim.

Pada prinsipnya janin punya siklus tidur seperti manusia pada umumnya. Saat tengah tertidur, janin tidak bergerak dan jika bergerak pun gerakannya sangat minim sehingga jarang dirasakan oleh ibu. Gerakan janin sata tidur ini biasanya terdeteksi melalui pemeriksaan USG.

Jika istri anda merasakan janin bergerak aktif pada saat dimalam hari, maka pada saat itulah siklus janin sedang terbangun.

Juga terdapat kondisi normal dimana janin sangat aktif, yaitu bila lingkungan sekitarnya terlalu gaduh misalnya saat ibu makan. Hal ini terjadi kemungkinan karena janin tersebut bangun karena suara pergerakan usus akibat adanya makanan yang masuk ke dalam usus ibu.

Sebenarnya kondisi yang terjadi pada istri anda masih dapat dikatakan normal selama tidak disertai gangguan lainnya. Untuk itu, tetaplah melakuakn pemeriksaan rutin sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dokter kandungan istri Anda. Dan bila anda masih ragu, berkonsultasilah lebih lanjut dengan dokter yang dapat melakukan pemeriksaan langsung kepada istri anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar