Sukses

Retinal Detachment atau Ablasio Retina

13 Jan 2015, 23:46 WIB
Pria, 20 tahun.

dok. saya tadi bca di intrnet tntg "retinal detachment". ktanya klo saya sering liat itu ada di pengelihatan saya. itu buruk, dan saya sering liat gejala retinal itu tdi. tapi sya hnya melihtnya di outdoor, tpi retinal detachment yg saya lihat tidak begitu banyak, apa yg hrus saya lakukan dok. (saya minus 4, sil 0,75)

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran anda. Retinal detachment atau ablasio retina adalah lepasnya lapisan retina dari tempatnya menempel yaitu di bagian dalam mata. Retina adalah jaringan tipis yang terdirii dari sel dan serabut saraf dan berfungsi sebagai tempat berkumpulnya cahaya yang difokuskan oleh lensa mata. Setelah difokuskan, cahaya akan diteruskan oleh sel - sel retina ke otak dengan saraf optik. Ablasio Retina merupakan hal yang serius dan harus ditangani oleh dokter secara dini. Orang dengan penyakit rabun jauh atau yang mempunyai keluarga menderita penyakit ini lebih rentan untuk terjadinya ablasio retina. Penyakit mata lain seperti tumor, peradangan hebat, trauma karena cedera dan diabetes dapat menjadi penyebab penyakit ini.

Gejala penyakit ini adalah :

  1. Penglihatan kabur seperti ada tirai yang menutupi atau bergelombang
  2. Terlihat kilat - kilatan
  3. Terlihat bintik - bintik hitam yang mengapung
  4. Terlihat seperti ada lapisan hitam yang menutupi penglihatan
  5. Kualitas penglihatan menurun

Diagnosis penyakit ini dilakukan melalui wawancara yang mendalam tentang riwayat penyakit, pemeriksaan fisik umum, pemeriksaan mata lengkap dan pemeriksaan penunjang. Terapi yang dilakukan adalah dengan terapi invasif maupun non invasif, diantaranya adalah pembedahan laser, kriopeksi, dan bedah konvensional. Fungsi dari metode pembedahan yang berfungsi sebagai terapi adalah melekatkan kembali retina ke tempat yang seharusnya

Sebagai tindak pencegahan kita dapat menggunakan kaca mata pelindung untuk mencegah terjadinya trauma pada mata, penderita diabetes sebaiknya mengkontrol kadar gula darahnya secara seksama, periksakan mata minimal setahun sekali ( jika anda memiliki resiko menderita ablasio retina).

Kami menyarankan anda untuk berkonsultasi tentang keluhan mata yang anda alami ke dokter spesialis mata sehingga penyebab, diagnosis, dan terapi yang tepat dapat diketahui.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,
Semoga dapat bermanfaat.
Salam dan semoga lekas sembuh.

0 Komentar

Belum ada komentar