Sukses

Sakit Kepala Hebat

02 Sep 2015, 10:30 WIB
Wanita, 22 tahun.

selamat malam dok.. saya ingin bertanya mengenai kesaehatan saya yg baru kali ini saya alami sehabis paska lahiran.. knp ya dok setelah saya lahiran saya mengalami sakit kepala yg amat begitu sakit, sampe saya nangis untuk menahan rasa sakitnya. lalu sering sekali saya panas dingin disertai mual apa kah karna kb saya tidak cocok??? pertama kali saya kb sehabis lahiran saya pake yang suntik 3bln sudah 2x saya pake yg tiga bulan tp efeknya saya malah haid trs selama 3bkn itu.. lalu saya ganti pke yang suntik 1bln trs efeknya tensi darah saya naik smpe 160/90 sudah 3x suntik efeknya sama seperti itu.. setiap baru suntik kb 3 hari saya sakit, yg saya rasakan sakit kepala yg begitu sakit, panas dingin, dan mual..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sakit kepala secara umum dibagi kedalam dua kelompok penyakit; sakit kepala primer dan sekunder.

Sakit kepala primer, merupakan jenis sakit kepala yang tidak diketahui pasti penyebabnya dan tidak disertai oleh adanya gangguan atau kelainan organ yang berada dalam kepala. Kenis sakit kepala ini, dibagi menjadi 3; migren, cluster, dan tension headache.

Migren, atau sakit kepala vaskuler, adalah sakit kepala dengan ciri khas yaitu hanya pada salah satu sisi kepala. Kondisi ini umumnya mulai terjadi pada saat pubertas atau awal usia dewasa dan dianggap sebagai penyakit keturunan. Penyebab migren belum diketahui pasti. Para ahli mengaitkan kondisi ini dengan dilatasi (pelebatan) pembuluh darah, sehingga metangsang ujung saraf. Migren disebut kronik jika serangan terjadi berulang kali. Migren umumnya tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan penyakit atau gangguan Lain.

Ciri-ciri sakit kepala yang dialami pada penderita migren yaitu, terjadi pada salah satu sisi kepala,  nyeri bersifat sedang hingga berat selama 4-72 jam, dan nyeri berdenyut-denyut. Selain itu dapat juga disertai dengan aura (migren klasik).

Gejala-gejala aura;

  • Gangguan daya penglihatan yang bersifat reversible, meliputi; gambaran positif (misalnya tampak melihat kilauan cahaya, titik-titik, atau garis-garis) dan/atau gambaran negatif (tidak bisa melihat).
  • Gangguan sensorik yang bersifat reversibel, meliputi gambaran positif (rasa seperti ditusuk-tusuk) dan atau gambaran negatif (kebas/kebal)
  • Gangguan bicara yang bersifat reversible.

Untuk mengatasi migren, lalukan upaya berikut;

  • Tidur, adalah upaya terbaik untuk mengatasi migren. Anjurkan pasien untuk berisitirahat atau tidur ditampat yang gelap.
  • Obat pereda nyeri yang dijual bebas sangat kecil manfaatnha karena efek obat berlangsung sangat lambat.
  • Tarik napas yang dalam dan berirama, sehingga bagian ulu hati dan dada mengembang dan terisi udara, lalu kempiskan lagi saat membuang napas.
  • Catat faktor apa saja yang dapat memicu timbulnya migren. Ini berguna untuk mengenali faktor penyebab dan menghindari timbulnya serangan migren.
  • Hentikan penggunaan pil kontrasepsi jika obat tersebut dat memicu timbulnya migren.
  • Bila perlu, jalani terapi oksigen.
  • Hindari makanan tertentu, terutama yang banyak mengandung tiramin (keju) atau sulfit (minuman anggur) atau nitrat (kacang, daging olahan).
  • Untuk terapi alternatif (non medikasi), dapat dilakukan akupuntur.

Tension headache,  yaitu sakit kepala yang mengenai kepala dan leher dan biasanya berhubungan dengan ketegangan otot pada bagian tersebut. Ciri- ciri sakit kepala pada penderita TTH, yaitu; Terjadi pada kedua sisi kepala, nyeri bersifat ringan hingga sedang, nyeri seperti tertekan, tidak bertambah berat setelah beraktivitas.

Untuk mengatasinya, cobalah upaya berikut ini;

  • Hindari faktor pemicu, seperti stress, depresi, cemas, kurang tidur, mengurangi jadwal makan, postur tubuh yang buruk, kurang aktivitas fisik, mengkonsumsi obat-obat pereda sakit kepala berlebihan.
  • Jangan tidur terlalu lama pada hari libur dan akhir pekan.
  • Kenali dan catat faktor apa saja yang dapat memicu timbulnya sakit kepala.
  • Segera pergi keruangan gelap untuk beristirahat/berbaring.
  • Kompres bagian dahi dengan kompres dingin atau kain basah.
  • Istirahatkan seluruh tubuh, terutama mata, dahi, otot rahang dan leher, hingga ke jari-jari kaki.

Cluster headache, yaitu sakit kepala yang mengenai salah satu sisi kepala dan mungkin disertai dengan gejala hidung tersu,bat dan keluar air mata. Nyeri yang dirasakan dapat terasa sangat berat dan berlangsung selama 15-180 menit. Nyeri juga dapat dirasakan disekitar atau dibelakang salah satu mata.

Untuk mengatasinya, cobalah Lakukan hal berikut ini;

  • Lakukan pemijatan pada otot-otot leher.
  • Mandi dengan air hangat.
  • Lakukan teknik relaksasi, seperti meditasi, mendengarkan musik, dll
  • Cukup istirahat dan relaksasi.
  • Aspirim dan asetaminofen mungkin dapat meredakan nyeri, tapi jangan sering-sering digunakan.
  • Istirahat dan tirah baring diruangan yang gelap dapat meredakan gejala.
  • Berhenti merokok dan kurangi konsumsi minuman berakohol.

Sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala sakit kepala yang menyertai kondisi patologis yang mendasarinya, seperti; infeksi, keganasan, gangguan vaskuler, penggunaan obat-obatan atau tidak diketahui penyebabnya (idiopatik). Pada jenis ini sakit kepala yang timbul umumnya disertai dengan gejala peringatan, seperti;

  • Intensitas nyeri mencapai puncaknya dalam hitungan detik hingga menit (thunderclap headache)
  • Sakit kepala bertambah berat
  • Disertai defisit neurologi, gangguan sensorik
  • Terrjadi perubahan pada sifat sakit kepala yang sudah ada
  • Dapat disertai dengan demam, penurunan berat badan, dan nyeri pada rahang ketika mengunyah
  • Demam
  • Kaku kuduk
  • Nyeri pada salah satu sisi kepala yang bersifat persisten.
  • Jika gejala-gejala inilah yang anda alami, maka segeralah memeriksakan diri langsung kepada dokter spesialis saraf.

Dari jenis sakit kepaala yang kami sebutkan, manakah menurut anda yang mendekati karakteristik sakit kepala yang Anda alami?

Jika anda masih ragu, maka anda dapat terlebih dahulu memeriksakn diri kepada dokter terdekat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar