Sukses

Hiperprolaktinemia

02 Sep 2015, 11:01 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok saya mau bertanya istri saya menderita hayperprolaktin dan kami pernah berkonsultasi dengan dokterkandungan beliau berkaa istri saya terkena tumor di luar selaput otak tanpa melakukan citysken dan beliau berkata itu yang mempengaruhi kesuburan nya sehingga kami belum bisa untuk memiliki kandungan pertanyaan saya apakah benar semua perkataan dokter itu,bagay mana cara menurunkan kadar prolaktin pada istri saya dan bagai mana agar kami bisa memiliki keturunan terimakasih dok

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Dalam keadaan normal kadar hormon prolaktin di dalam tubuh berkisar antara 1,39-24,20 ng/ml. Kadar hormon prolaktin yang melebihi normal dikenal sebagai hiperprolaktinemia.

Hormon prolaktin dihasilkan oleh kelenjar pituitari anterior yang terletak di otak. Hormon ini berperan dalam perkembangan payudara selama kehamilan dan fungsi menyusui. Dalam keadaan normal, kadar hormon prolaktin akan meningkat pada masa kehamilan dan menyusui.  

Kadar hormon prolaktin dapat juga meningkat di luar masa hamil dan menyusui akibat adanya beberapa penyakit yang mempengaruhi hipotalamus atau kelenjar pituitari di otak seperti tumor, akibat penggunaan obat-obatan tertentu, ataupun akibat adanya penyakit di organ lain seperti hati, ginjal, ovarium, dan tiroid.

Kadar hormon prolaktin yang melebihi normal akan menyebabkan keluarnya air susu dari payudara (galaktorea), gangguan dalam periode menstruasi wanita, gangguan kesuburan (infertilitas), dan disfungsi ereksi pada laki-laki.

Kondisi hiperprolaktinemia dapat diatasi dengan obat-obatan dopamin-agoneis carbegoline dan bromokriptin. Namun, jika penggunaan obat-obatan tersebut tidak mampu mengontrol kadar hormon prolaktin hingga mencapai ambang normalnya, diperlukan terapi lain untuk mengatasi penyebab terjadinya hiperprolaktinemia. Jika ditemukan adanya benjolan (tumor) pada kelenjar pituitari yang menyebabkan terjadinya peningkatan hormon prolaktin (dilihat dengan CT scan atau MRI), maka perlu dilakukan pengangkatan terhadap benjolan tersebut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar