Sukses

Keluhan Anak Mengigau Saat Tidur

15 Feb 2015, 01:04 WIB
Pria, 4 tahun.

Selamat pagi Ibu / Bapak dokter pagi ini saya ingin menanyakan tentang anak saya yang mengigau pada malam hari,tepatnya tgl 9 Januari 2015 menjelang malam bahkan sampai jam 4 pagi tgl 10 januari 2015 jadi begini, singkatnya sebelum tidur anak saya bermain game di gadget TAB. lalu pada malamnya saat tidur dia mengigau bertemakan game yang dia mainkan sebelum dia tidur,itu berlangsung secara bergantian semalam suntuk, mengigau trus tidur kadang marah2 trus bangun lagi diajakin tidur nggak mau malah dia tidak ingin disentuh , untuk keseharian anak ini memang anak yang aktiv sampai2 hampir 10 menit aja untuk diam atau anteng aja jarang saya temui. pertanyaan saya apakah aktivitas yang saya jelaskan seperti diatas berpengaruh buruk atau berpengaruh baik bagi anak saya..? mohon penjelasanya dan beri kami tips untuk mengatasinya. terima kasih salam ***** dan keluarga

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak yang terhormat. Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Mengigau atau dalam bahasa medis dikenal dengan somniloquy cukup lazim terjadi. Sekitar 50% anak-anak berusia 3-10 tahun 5% orang dewasa mengigau dalam tidurnya. Kebanyakan tidak berbahaya dan merupakan kondisi wajar dan seringkali melibatkan faktor keturunan. Namun, dapat juga berupa suatu gangguan medis yang serius, atau merupakan efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu. Harapan yang belum tercapai atau emosi yang terpendam terkadang juga dapat membuat seseorang menjadi gelisah dan menimbulkan gejala berupa mengigau saat tidurnya. 

Beberapa faktor yang disebut berperan dalam membuat anak mengigau antara lain:

  1. Anak terlalu banyak beraktivitas di siang hari dan tidur dalam kondisi lelah. Anak yang terlalu banyak bermain atau menonton tv pada siang hari atau menjelang tidur dapat menjadi gelisah dan mengigau ketika tidur, hal ini terjadi karena apa yang baru saja dilakukan menjelang tidur terbawa sampai kedalam mimpi. Maka ada baiknya setengah jam sebelum tidur anak sudah dikondisikan siap tidur, artinya tidak melakukan sesuatu yang menguras pikiran dan emosi 
  2. Anak mengalami kejadian yang sangat berkesan sehingga tidak terlupakan dan terbawa sampai tidur. Perasaan kesal,marah, sedih, jengkel yang dipendam justru akan keluar ketika tidur. Mengigau adalah ungkapan jujur dari manusia. Berbeda dengan orang dewasa yang mengigau dalam kata-kata, anak-anak cenderung mengumam, menangis, senyum atau bahkan tertawa ketika mengigau
  3. Keinginan yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan terbawanya ingatan tersebut ke dalam mimpi

Untuk mengatasinya, Anda dapat menenangkan anak Anda sebelum tidur. Selain itu Anda dapat mengajaknya berbicara dari hati ke hati agar mengetahui keinginan anak sebenarnya. 

Kemudian akan sangat membantu apabila Anda memiliki jurnal tidur selama 2 minggu yang berisi pola tidur anak Anda (waktu tidur dan waktu bangun), kapan mulai mengigau, apa isinya, berapa kali dan berapa lama mengigau. Hal-hal ini mungkin bisa ditanyakan kepada orang tua atau saudara yang melihat anak Anda tidur ataupun dengan memasang alat perekam selama anak Anda tidur. Informasi ini akan membantu dokter untuk mencari penyebab permasalahan mengigau anak Anda.

Yang terpenting, igauan tersebut tidak mengganggu proses istirahatnya dan mengurangi kualitas tidurnya. Anda juga dapat mengamati adakah perubahan emosi atau kebiasaan anak yang mengganggu kesehariannya. Jika sudah mencapai titik mengganggu, Anda dapat langsung melakukan kunjungan kepada dokter spesialis anak Anda. 

Demikian penjelasan kami. Semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar