Sukses

Apakah Penyakit Psikosomatis Mempengaruhi Lambung?

09 Jan 2015, 00:42 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok, apakah penyakit psikosomatis dapat mempengaruhi pencernaan, kususnya lambung ?? terima kasih apakah halusinasi jga ada kaitannya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Gangguan psikosomatis adalah terjadinya keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisikal yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. Sindroma ini diklasifikasikan sebagai bagian dari neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform oleh World Health Organization. Keluhan Anda mengarah ke psikosomatis bila tidak ditemukan kelainan baik fisik maupun pemeriksaan fisik dan penunjang pada Anda. Selain itu keluhan Anda tidak membaik dengan berbagai obat-obatan yang sudah diberikan.

Berdasarkan keluhan yang anda tanyakan, penyakit psikosomatis dapat memiliki gejala di berbagai organ termasuk lambung. Gejala psikosomatis yang berhubungan dengan lambung adalah gejala yang banyak diderita pada penderita psikosomatis. Gejala yang biasa diderita adalah :

  1. Nyeri perut (abdominal discomfort)
  2. Rasa perih di ulu hati
  3. Mual, kadang-kadang sampai muntah
  4. Nafsu makan berkurang
  5. Rasa lekas kenyang
  6. Perut kembung
  7. Rasa panas di dada dan perut
  8. Regurgitasi (keluar cairan dari lambung secara tiba-tiba)

Selain pada lambung, bisa juga diderita pada pencernaan bagian bawah. Gejala pada pencernaan bagian bawah yaitu sulit BAB, diare, perut mules, dsb.

Pengobatan psikosomatis merupakan integrasi berbagai bidang ilmu seperti psikiatri, psikologi, neurologi, dan berkaitan dengan bidang keluhan Anda yaitu penyakit dalam. Sebelumnya harus dicari terlebih dahulu apa pencetus dari psikosomatis ini, apakah faktor stres, depresi, atau penyakit kronik yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, stroke) atau malah ketakutan bila mengidap penyakit tertentu. JIka pencetus sudah diketahui, maka Anda perlu mencari cara agar pencetus itu tidak lagi mengganggu Anda, dan meyakinkan diri bahwa hal tersebut hanya ada dipikiran Anda saja, bahwa sebenarnya hal tersebut tidak terjadi dalam tubuh Anda, dan saat ini Anda sehat-sehat saja.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,
Semoga dapat bermanfaat.
Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar