Sukses

Bekas Luka Bakar

05 Sep 2015, 09:04 WIB
Wanita, 15 tahun.

sekitar 3 tahun yang lalu saya mengalami luka bakar akibat air panas. lalu luka itu membekas. saya konsultasi dengan beberapa dokter, yaitu dokter kulit dan dokter bedah plastik dan ada yang berpendapat itu keloid, tapi ada yg berpendapat parut hipertrofik. setelah 2 tahun, saya mencoba mengobati luka tersebut dengan pembedahan dan mencangkok kulit (saya tidak tahu pasti) tapi malah bertambah parah hingga sekarang. parut yang saya alami cukup lebar, karena luka bakar saya 20%. Bagaimana sebaiknya saya mengatasi luka ini sekarang?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid).

 

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya bekas luka pada seseorang, antara lain kedalaman luka, ukuran luka, lokasi luka dan faktor genetik (keturunan).

Jika dalam keluarga Anda terdapat kecenderungan terbentuk keloid pada bekas luka, maka kemungkinan besar bekas luka anda juga akan membentuk keloid.  Keloid merupakan salah satu jenis dari jaringan parut yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas kulit yang terluka, yang melebihi batas luka itu sendiri. 

Bentuknya kenyal, mengkilat, dan dapat bervariasi dalam warna seperti merah jambu, merah daging, dan coklat gelap. Keloid tidak ganas, tidak menular, dan biasanya terdapat gejala gatal, nyeri tajam, dan perubahan bentuk. Pada kasus yang parah, dapat menghambat pergerakan dari kulit. Yang sering membingungkan adalah bagaimana cara membedakan keloid dengan jaringan parut bekas luka yang biasa (hypertrophic scar). Hypertrophic scar merupakan pertumbuhan keatas (menonjol) jaringan parut bekas luka yang tidak melebar melewati batas luka.

Tidak banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya bekas luka yang tidak diinginkan, seperti keloid atau scar hypertrophic.

Beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati keloid adalah penggunaan salep, suntikan steroid, laser, dan operasi. Apabila dengan metode operasi keluhan anda tidak juga tertangani, maka anda perlu berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Bedah plastik mengenai penanganan lanjutan yang dapat anda jalani. Dokter kemudian dapat mengevaluasi penyebab kegagalan terapi yang sebelumnya dilakukan, dan kemudian dapat memberikan saran terapi selanjutnya sehingga dapat berkesinambungan.

Untuk informasi lengkap, kami sertakan artikel mengenai KELOID

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar