Sukses

Menyusui Bagi Penderita TB

08 Jul 2015, 16:30 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dear Dokter, Kurang lebih 2 bulan terakhir saya menderita batuk2. Hari ini saya periksa ke Sp.PD dan didiagnosa menderita TB. Sp.PD saya menganjurkan untuk berhenti menyusui (bayi saya baru 2.5 bulan) karena efek obat TB yang diberikan akan mempengaruhi bayi, begitu pun TB yang saya derita. Tapi saya baca di artikel WHO tentang Breastfeeding & Maternal TB, busui dgn TB tetap dianjurkan utk menyusui. FYI, bayi saya baru saja imunisasi BCG di usia 2 bulan 9 hari. Bagaimana, Dok? Bisakah saya tetap menyusui bayi saya? Lalu langkah apa yang harus saya lakukan thd bayi saya agar tidak tertular TB?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah saat ini Anda menjalani pengobatan tuberkulosis? 

Tuberkulosis (TBC) merupakan suatu infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini menular melalui udara contoh ketika pasien yang terinfeksi TBC batuk atau bersin(airborne disease). Jadi TBC tidak akan ditularkan melalui ASI sehingga ibu menyusui yang terjangkit TBC tidak perlu takut untuk menyusui. 

TBC akan dapat tetap menular melalui udara selama TBC masih aktif. Jika ibu menyusui sudah menjalani pengobatan TBC selama 2 bulan dan dari pemeriksaan sputum (dahak) TBC sudah negatif kemungkinan besar TBC sudah tidak aktif dan ibu tetap melanjutkan pengobatan TBC hingga 6 bulan serta tetap menyusui seperti biasa. Jika Ibu menyusui belum sampai 2 bulan menjalani pengobatan TBC atau pada pemeriksaan sputum masih positif, tetap jangan takut untuk memberikan ASI hanya saja Anda dapat menggunakan alat pelindung seperti masker ketika sedang berdekatan atau menyusui bayi.

World Health Organization (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention (CDC) tetap menganjurkan pemberian ASI ekslusif bagi ibu menyusui yang terkena TBC dengan catatan Ibu mendapatkan pengobatan untuk TBC nya. Obat-obatan antituberkulosis dieksresikan melalui ASI hanya dalam jumlah sedikit, sehingga tidak memberikan efek bahaya bagi bayi. 

Kami anjurkan Anda untuk membawa bayi Anda ke dokter spesialis anak untuk mengetahui kondisi bayi apakah perlu diberikan obat pencegahan TBC atau tidak.

Berikut beberapa artikel yang dapat membantu Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar