Sukses

Batuk Tak Kunjung Sembuh

15 Jul 2015, 22:36 WIB
Wanita, 28 tahun.

Hi Dok, Saya seorang ibu dengan 2 anak, 2 bln lalu saya diserang batuk hebat dengan kadang mengeluarkan dahak berwarna hitam ( gumpalan ), pernah juga dahak bercampur bercam darah, saya lebih banyak batuk dimalam hari, yang semakin lama 2 minggu lalu sy berobat ke dokter karena dada saya dibawah ketiak kanan sakit jika batuk dan lama kelamaan merambat keseluruh area dada sehingga bernafas saja sakit, saya ke dokter dan di ronsen torax, menurut dokter paru saya sehat paru2 nya, hanya saja ada luka dan pembengkakan di saluran pernafasan kanan shingga menyebabkan dada sakit, sy dikasih obat dan antibiotik, setelah obat habis, sakit berkurang, tp tidak berapa lama sakitny kambuh lagi sampai sekarang, kenapa ya dok? Berapa lama kira2 luka di jalur pernapasan saya sembuh? Apa penyebab dan pencegahannya ya dok, mohon bantuannya. Terimakasih banyak dokter :).

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com 

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan. Jika anda mengalami batuk lama hingga 2 bulan, maka anda perlu berpikir bahwa batuk yang anda alami bukan lagi sekedar penyakit batuk biasa. Mungkin saja terjadi infeksi pada paru-paru anda walaupun kelainan yang terjadi tidak terlihat melalui pemeriksaan rontgen dada.

Terlebih lagi jika sebelumnya anda diberikan obat dan antibiotik, namun batuk kembali kambuh.

Infeksi yang dapat terjadi pada paru-paru bisa diakibatkan oleh kuman yang spesifik maupun yang tidak spesifik. Kuman yang spesifik adalah TBC, merupakan kasus yang banyak terjadi dindonesia. Pada penyakit TBC dapat menyebabkan gejala batuk berdahak yang bercampur darah, disertai gejala demam yang tidak terlalu tinggi, keringat malam, penurunan berat badan dan juga nafsu makan, dll.

Adakah dari gejala tersebut yang juga anda rasakan? Sudahkah anda melakukan pemeriksaan laboratorium darah dan dahak?

Bila infeksi paru disebabkan oleh kuman TBC, maka tidak dapat diatasi dengan obat batuk dan antibiotik biasa.

Untuk itu kami anjurkan anda kembali melakukan pemeriksaan ulang kepada dokter anda untuk mengevaluasi kondisi penyakit anda saat ini.

Demikian, semoga penjelasan ini bermanfaat.

 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar