Sukses

Posisi Testis dan Cara Mengatasi Jamur Di Selangkangan

09 Sep 2015, 15:09 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok posisi telur di alat kelamin yang sehat itu bagaimana dan apa pengaruh pada keturunan ?? Dokter bagaimana cara mengatasi jamur di selangkangan ??

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Yang disebut sebagai 'telur' oleh orang awam adalah testis dalam bahasa medis. Testis terletak dalam kantung skrotum kanan dan kiri. Pada laki-laki, 90% akan memiliki testis kiri yang letaknya lebih rendah dari pada testis kanan, 5% akan memiliki testis kanan lebih tinggi dari pada testis kiri, dan sisanya akan memiliki letak yang simetris.

Mengenai hubungannya dengan kesuburan, gejala penyakit apa yang Anda alami?

Sedangkan infeksi jamur diselangkangan disebut dengan  tinea kruris. Tinea kruris adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur pada daerah genitokrural (selangkangan), sekitar anus, bokong, dan kadang-kadang sampai perut bagian bawah. Jamur dermatofita yang sering ditemukan pada kasus tinea kruris adalah, E.Floccosum, T. Rubrum, dan T. Mentagrophytes.

Terapi yang dilakukan adalah terapi nonmedikamentosa dan medikamentosa. Nonmedikamentosa dalam hal ini adalah menghilangkan faktor pencetus diantaranya adalah menjaga kebersihan daerah inguinal (selangkangan). Mengeringkan daerah sekitar kemaluan setiap kali BAB dan BAK, memakai pakaian dalam dengan bahan katun atau bahan yang menyerap keringat, dan jangan memakai celana panjang yang terlalu ketat atau berbahan kulit. Selama faktor pencetus masih ada maka kemungkinan jamur kembali lagi masih besar.
 

Medikamentosa yang digunakan adalah obat antijamur, dapat berupa salep (bila lesi jamur tidak terlalu lebar) atau obat minum. Salep antijamur (ketokonazol, mikonazol) digunakan sekurang-kurangnya hingga 2 minggu setelah lesi menyembuh (minimal 1 bulan pemakaian). Pengobatan dengan obat yang diminum diperlukan jika lesi luas atau gagal dengan pengobatan topikal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar