Sukses

Gangguan Penglihatan Pasca Kecelakaan

07 Jan 2015, 12:29 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok, saya mau tanya tentang keadaan paman saya. Paman saya pernah mengalami kecelakaan, dikarenakan hal tersebut penglihatan paman saya tidak normal. Salah satu faktornya itu karena bola matanya yg kiri itu seperti bergeser ke kanan tidak di tengah lagi. Jadi saat melihat tidak bisa lurus. Bagaimana solusinya dok? Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami turut prihatin atas kondisi yang menimpa paman Anda. Bola mata dikelilingi oleh struktur otit dan saraf yang membantu kerja mata agar sempurna. Kerusakan pada salah satu komponen tersebut dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada mata. Apakah paman Anda memiliki keluhan lain? seperti pandangan ganda? Apakah paman Anda sudah pernah berobat ke dokter mata?

Berikut akan kami rangkum mengenai otot penggerak mata dan saraf yang mempersarafinya:

Otot Bola Mata Gerakan Saraf yang Mempersarafi
M. Rektus Medialis Gerakan bola mata ke arah dalam (ke arah hidung) nervus okulomotoris (n. III)
M. Rektus Lateralis Gerakan bola mata ke arah luar (menjauhi hidung)

nervus abdusen

(n. VI)

M. Rektus Superior Gerakan mata ke atas nervus okulomotoris (n. III)
M. Rektus Inferior Gerakan mata ke bawah nervus okulomotoris (n. III)
M. Oblikus Superior Gerakan memutar mata atas ke dalam mendekati hidung nervus throclear (n.IV)
M. Oblikus Inferior Gerakan memutar mata atas ke arah luar menjauhi hidung nervus okulomotoris (n. III)

 

Kerusakan pada salah satu saraf dapat menyebabkan gangguan pergerakan bola mata. Pada kasus paman Anda posisi mata kiri seperti tertarik ke arah mata kanan (ke dalam/ mendekati hidung), kemungkinan saat mengalami kecelakaan paman Anda  mengalami kerusakan nervus VI yang berfungsi mempersarafi otot rektus lateralis agar dapat menarik bola mata ke luar. Sehingga yang terlihat adalah posisi mata om Anda bergeser ke dalam. Paresis nervus VI juga dapat menyebabkan gangguan pandangan mata ganda dan ambliopia (mata malas). Namun untuk memastikannya tentu diperlukan pemeriksaan fisik mata dan penunjang lebih lanjut. Karena sejatinya untuk mendiagnosis suatu penyakit dibutuhkan wawancara medis yang sistematis , pemeriksaan fisik dan penunjang (bila diperlukan). 

Kami sarankan paman Anda untuk berkonsultasi ke dokter spesialis mata agar dpaat dilakukan pemeriksaan sehingga dikethaui diagnosis keluhan paman Anda dan dapat ditangani dengan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar