Sukses

Pasca Tertusuk Paku

08 Jul 2015, 16:13 WIB
Wanita, 27 tahun.

Assalamualaikum dok, saya 2 minggu yg lalu ketusuk paku, trus di bwa ke puskesmas , trus di bedah bentuk +,tpi smpe skrg lka x blom kering, kira2 obat nya apa yh dok , mohon bntuanx, terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Sebelumnya perlu diketahui bagaimana bentuk luka, kedalamannya, daerah yang luka dan daerah sekitarnya, apakah paku bersih atau berkarat (kotor). Bila Anda tertusuk paku namun tidak berdarah, kemungkinan tidak dalam dan tidak menimbulkan nyeri yang lama. 

Namun bila sempat berdarah dan terasa nyeri sampai sekarang, harus dievaluasi kembali luka terebut. Bila paku yang melukai Anda kotor, hal itu dapat menjadi pintu masuknya kuman seperti bakteri, virus, jamur atau parasit. Infeksi yang paling sering terjadi pada luka adalah tetanus.

Tetanus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bakteri ini akan memproduksi racun yang menyebabkan kejang otot kronis. Tetanus ini sangat berbahaya tapi mudah diatasi jika Anda teliti dan bertindak cepat. Bakteri penyebab tetanus biasanya hidup di kotoran dan tanah, khususnya di area yang terdapat banyak kotoran hewan seperti di peternakan. Bakteri tetanus biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka  yang ada di tubuh. Bakteri ini  tumbuh lebih cepat di area yang kekurangan oksigen. Jadi, semakin dalam dan semakin sempit lukanya, akan semakin sedikit oksigen yang berada di sekitarnya, dan kemungkinan terjadinya tetanus semakin besar. Sebagai contoh, bakteri bisa masuk ke dalam luka dari jarum akupuntur yang kotor. Semakin kotor lukanya, semakin tinggi risiko terjadinya tetanus. Tapi, tetanus juga bisa tumbuh di luka yang bersih.

Karena infeksi tetanus seringkali berakibat fatal, maka tindakan pencegahan merupakan hal terpenting untuk dilakukan. Pencegahan bisa dilakukan dengan dua cara utama, imunisasi dan penanganan luka.

Saran kami, sebaiknya Anda kembali memeriksakan diri segera ke dokter agar keluhan Anda dapat ditangani secepatnya dan optimal. 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar