Sukses

Apakah saya tertular HIV ?

06 Jan 2015, 14:42 WIB
Pria, 20 tahun.

Dokter saya ingi bertanya apakah silet cukur yang ada di tukang cukur yang digunakan secara bergantian dapat menularkan virus HIV? kemarin saya cukur rambut dan finishingnya seperti biasa dikerik dengan silet, tapi secara tidak sengaja telinga saya tersayat oleh silet tersebut hingga mengeluarkan darah, yang saya khawatirkan silet tersebut sebelumnya sudah digunakan untuk klienya yg lain, walaupun silet itu sebelumnya sudah dibersihkan ( dibersihkan dari sisa rambut dari klien yang sebelumnya) dan saya tidak melihat bekas darah di silet tersebut, tapi saya tetap saja benar2 khawatir, takut, paranoid, jika saya terinfeksi dan secara tidak sengaja lalu saya menularkanya kepada keluarga dan orang2 terdekat saya... Untuk sekedar diketahui saya belum pernah melakukan hubungan sexs sama sekali dengan lawan jenis ataupun sesama jenis, dan bukan pengguna narkoba ataupun sejenisnya,, apakah saya beresiko tinggi tertular HIV dokter? mohon tanggapanya untuk meredam kegelisaha dan ketakutan saya, Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan. HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Jadi jika tidak ada kontak langsung antara membran mukosa antara penderita dengan bukan penderita maka tidak dapat terjadi penularan. Saat ini Anda tidak perlu mengkhawatirkan diri Anda selama tidak ada kontak langsung. Untuk ke depannya jika anda ingin cukur rambut pastikan anda meminta agar menggunakan silet yang sekali pakai.

Menghindari penularan terjadi dengan penderita HIV adalah dengan menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh (darah, air mani, cairan vagina, ASI) dengan cara tidak melakukan hubungan seksual pranikah, tidak menggunakan narkoba jarum suntik, dan hindari kontak langsung cairan tubuh dengan penderita HIV.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,
Semoga dapat bermanfaat.
Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar