Sukses

Merawat Gigi Anak dan Menghilangkan Bau Mulut

06 Jan 2015, 16:44 WIB
Wanita, 27 tahun.

bagaimana cara merawat gigi anak usia 3 th dan mengatasi bau mulut

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Saya memahami kekhawatiran Anda sebagai orang tua, kadang anak yang masih berusia di bawah 5 tahun sangat sulit untuk disuruh menyikat gigi. Nah, di sinilah letak peran ibu. Sekedar perintah mungkin tidak mempan untuk membuat anak mau menyikat gigi. Tapi kalau Anda mengajak si anak bersama-sama  menyikat gigi, saat mandi misalnya, maka anak dapat memperhatikan dan mencontoh kebiasaan Anda. Jadikan saat penyikatan gigi menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Misalnya dengan menggunakan sikat gigi dengan bentuk yang lucu, atau pasta gigi khusus anak dengan gambar-gambar dan bentuk yang lucu. Selain itu, mendidik anak dengan modelling biasanya membuahkan keberhasilan. Jadi orang tua bukan hanya mengajak tapi juga bersama-sama menyikat gigi. Atau Anda terlebih dulu memberi contoh di depan anak. 
 
Tapi bila anak belum mampu menyikat gigi sendiri makan Anda harus berperan aktif dalam membantunya menyikat gigi. Pada anak usia 3 tahun sudah dapat diajari menyikat gigi sendiri namun tentu saja kebersihannya tidak maksimal sehingga orang tua harus membantu dalam menyikat gigi tersebut.
 
Perlu Anda ketahui bahwa bau mulut atau halitosis dapat disebabkan  oleh dua faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam mulut maupun tidak dari dalam rongga mulut seperti penyakit tertentu. Bila kesehatan dan kebersihan rongga mulut Anda sudah sangat baik dan optimal tetapi masih terdapat gangguan bau mulut maka keadaan ini dapat disebabkam oleh penyakit sistemik. 
 
Berikut cara mengatasi bau mulut (halitosis)

 

  1. Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
  2. Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
  3. Pembersihan permukaan lidah secara teratur. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.
  4. Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut sesuai anjuran dokter gigi.
  5. Scaling (pembersihan karang gigi).
  6. Perbaikan dan penambalan gigi-gigi yang berlubang.
  7. Berhenti merokok.
  8. Pada kasus-kasus xerostomia/ mulut kering , dokter gigi mungkin akan memberikan saliva buatan. Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran serta buah-buahan.
  9. Lakukan kunjungan secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol rutin dan pembersihan.
  10. Lakukan konsultasi dengan dokter bila halitosis berkaitan dengan penyakit sistemik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar