Sukses

Air Mazi

22 Jan 2015, 20:30 WIB
Pria, 24 tahun.

Assalamualaikum dok! Dok kalau saya belajar fiqih, itu ada istilah MANI WADI & MADI sama sama cairan yg keluar dari alat kelamin... Saya ingin tau penjelasan secara medis tentang 3 istilah itu... Makasih...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Cairan pra-ejakulasi, dikenal pula sebagai cairan pra-semen, cairan Cowper, madzi, atau pre-cum, adalah cairan kental dan bening yang keluar dari lubang uretra pada penis laki-laki yang terangsang secara seksual. Kandungan cairan ini mirip dengan semen (air mani atau cairan sperma), tetapi tidak memiliki campuran dari kelenjar semen. Cairan yang dihasilkan kelenjar cowper ini dianggap sebagai pelumas alami sekaligus penetral asam. Terdapat variasi volume cairan pra-ejakulasi yang dikeluarkan oleh setiap laki-laki. Pada sejumlah orang cairan ini tidak dihasilkan sama sekali walaupun terangsang.

Cairan Pre-ejakulasi mengandung beberapa bahan kimia yang mirip dengan komposisi air mani. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa air madzi terkadang mengandung sperma yang menyebabkan kehamilan. Sehingga, bagi yang menggunakan teknik senggama terputus dalam mencegah kehamilan ada kemungkinan sperma tetap bisa keluar walaupun sang suami ejakulasi (“keluar”) di luar vagina.

Apa fungsi cairan pre-ejakulasi?

1. Sebagai Pelumas Alami
Cairan Pre-ejakulasi berfungsi sebagai pelumas alami saat melakukan aktivitas seksual.

2. Sebagai Rambu-rambu
Bagi seorang pria, juga bisa dijadikan tanda bahwa sang istri “sudah siap” ketika dia mengeluarkan cairan ini.

3. Mempersiapkan Jalan Sperma
Lingkungan asam pada penis dan vagina ( juga sisa urin di lubang penis) berbahaya dan dapat mematikan sperma. Cairan Pre-ejakulasi dapat menetralkan sisa keasaman dalam uretra yang disebabkan oleh urin dan menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk lewatnya sperma. Demikian juga didalam vagina yang biasanya bersifat asam, sehingga dengan adanya cairan pre-ejakulasi sebelum keluarnya mani (yang mengandung sperma) dapat mengubah lingkungan vagina untuk kelangsungan hidup sperma.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar