Sukses

Cairan Apa Yang Keluar?

06 Jan 2015, 00:17 WIB
Pria, 24 tahun.

Permisi dok tanggal 2 kemarin saya dan istri saya melakukan hubungan intim tapi kemarin sebelum saya ejakulasi saya merasakan kalau ada cairan yang keluar dari penis saya apa cairan itu dapat membuat hamil? yang saya baca bisa membuat hamil kalau sesudah ejakulasi cairan itu menyusul keluar apa benar? mohon infonya ya dok terima kasih

 

Terimakasih karena Anda telah memilih untuk menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Pada prinsipnya terdapat tiga macam cairan yang dapat keluar dari lubang kemaluan laki-laki, yaitu urin, cairan semen/air mani, dan cairan ejakulat yang mengandung sperma. Urin terbentuk dari sisa metabolisme tubuh yang harus dikeluarkan oleh tubuh, sedangkan air mani dan cairan ejakulat terbentuk sebagai respon dari rangsangan seksual yang diterima. Kedua cairan ini pada akhirnya akan berperan dalam membantu terjadinya proses pembuahan sel sperma dengan sel telur.

Air mani dan cairan ejakulat dapat dibedakan dari warna dan konsistensinya. Air mani atau cairan semen merupakan cairan bening yang berasal dari kelenjar prostat (60%), kelenjar vesika seminalis (30%), dan sedikit kelenjar bulbouretral. Cairan ini berfungsi untuk membantu transportasi, memberi nutrisi, membantu pergerakan sperma, dan memiliki fungsi lubrikasi saat penetrasi. Selain itu, air mani mengandung cairan basa yang dapat menetralisasi keasaman pada uretra laki-laki dan vagina wanita. Fungsi ini sangatlah penting mengingat asam dalam konsentrasi tinggi dapat membunuh sel sperma. Berbeda dari air mani, cairan ejakulat akan terlihat berwarna putih karena memiliki banyak kandungan sperma yang kaya akan protein. Sperma ini dihasilkan oleh testis dan baru akan dikeluarkan saat orgasme bersama dengan air mani.

Apa yang Anda rasakan bisa saja merupakan carian mani ataupun sperma, oleh karena saat berhubungan intim biasanya sulit untuk menentukan cairan apa yang sedang diproduksi dan sulit juga untuk menahan keluarnya cairan-cairan tersebut. Dan bisa saja terjadi kehamilan. Oleh karena itu apabila memang Anda dan Istri sedang menunda kehamilan Anda dapat menggunakan kontrasepsi. Untuk menentukan hamil atau tidaknya Istri Anda, Anda dpaat melakukan pemeriksaan kehamilan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam, 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar