Sukses

Labia Mayora Terasa Panas Dan Gatal

07 Jul 2015, 19:40 WIB
Wanita, 32 tahun.

Saya tdk memakai alkon hormonal dll hanya kondom. Disaat menjelang masa subur di daerah labia mayora terasa panas dan gatal sekali. Tetapi saat menjelang menstruasi . Gatalnya hilang.Apakah ada hubungannya dgn hornonal saya. Bagaimana mengatasinya. Trimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, terdapat beberapa hal yang perlu dikonfirmasi terlebih dahulu:

  1. Apakah Anda mengalami keluhan keputihan?
  2. Jika ada, bagaimanakah gambaran keputihannya? (warna, jumlah, bau, kental/cair)
  3. Adakah keluhan lain yang menyertai, seperti perih saat buang air kecil, rasa panas pada daerah kemaluan Anda, dsb?

Sayang informasi yang Anda berikan masih sangat terbatas, namun berbagai keluhan yang Anda rasakan dapat mengindikasikan adanya kemungkinan iritasi atau infeksi pada daerah kemaluan Anda.  Keadaan ini umumnya terkait dengan tingkat kebersihan dan kelembaban daerah kemaluan Anda. Oleh sebab itu, jagalah selalu kebersihan dan kekeringan daerah kemaluan Anda. Hindari penggunaan celana berbahan ketat yang tidak menyerap keringat. Jika hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk. Boleh saja apabila Anda ingin menggunakan panty liner, tetapi sebaiknya dipilih yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 6 jam. Dan hindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam vagina Anda. 

Lebih jelasnya dapat Anda diskusikan dengan dokter keluarga Anda atau dokter spesialis kulit dan kelamin. Anda mungkin perlu menjalani pemeriksaan mikroskopik bakteri untuk memastikan ada/tidaknya infeksi pada kemaluan Anda. Apabila terbukti adanya infeksi, dokter akan memberikan terapi sesuai kuman penyebabnya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar