Sukses

Alergi Susu Sapi

15 Mar 2015, 06:37 WIB
Wanita, 28 tahun.

Saya mau tanya tentang gejala yg dialami oleh anak saya aisyah (10bln), setiap hari kalau mau tidur selalu ngeden sampai seluruh badan kenceng + keluar keringat sampai ketiduran, itu terjadi jam pagi, siang, sore, malam. Dan ngeden2 tsb dr mulai umur 8- sekarang. Apa ada masalah dengan perutnya dan perlu di usg? Dan kira2 karena apa ya kok bs terjadi sperti itu? Apa karena alergi? Cz anak saya alergi susu sapi? Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Apakah ada gejala lain seperti diare, muntah, demam, perut kembung, berat badan tidak meningkat atau penurunan berat badan? Diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung untuk mendiagnosa masalah pada anak Anda. Berikut ini kami jelaskan mengenai alergi susu sapi.

Alergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Alergi susu sapi sering dikacaukan dengan intoleransi laktosa oleh karena gejalanya yang serupa. Bagaimanapun, intoleransi laktosa dan alergi susu sapi tidak berhubungan. Alergi susu sapi merupakan reaksi alergi yang dipicu oleh sistem imun, sedangkan intoleransi laktosa adalah masalah yang disebabkan oleh sistem pencernaan. Alergi susu sapi adalah reaksi alergi sejati yang dapat dideteksi dengan tes darah dan/atau prosedur sederhana yang disebut uji cukit kulit.

Manifestasi klinis alergi protein susu sapi pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan, yaitu sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti udem laring (tersumbatnya saluran napas) dan syok anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut. Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah dan diare berkepanjangan. Gejala pada kulit berupa bercak-bercak kemerahan yang gatal. Sementara gejala pada saluran napas bisa didapatkan asma, batuk, dan bersin.

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Untuk beberapa kondisi medis tertentu, di mana penggunaan formula dianjurkan oleh tenaga kesehatan mengingat anak membutuhkan nutrisi dalam susu sapi untuk tumbuh kembangnya, penggunaan formula partially hydrolyzed and extensive hydrolyzed lebih disarankan, dibandingkan dengan penggunaan susu kedelai (soy) dalam penanganan alergi susu sapi. Formula partially hydrolyzed  (formula terhidrolisasi sebagian) umumnya digunakan untuk mencegah timbulnya gejala alergi pada anak yang memiliki resiko alergi karena factor keturunan, sedangkan formula extensive hydrolyzed (formula terhidrolisasi seluruhnya) umumnya diberikan kepada anak yang telah menunjukkan gejala alergi (manifestasi alergi). Perilaku mengganti susu dengan jenis yang benar menjadi suatu masalah. Kesalahan memutuskan pemilihan susu pada anak berdampak panjang di masa depan. Susu PHP merupakan jenis yang partially hydolyzed dan dapat dijadikan pilihan untuk anak Ibu..

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis anak yang menangani anak Anda, agar dapat dilakukan pemeriksaan dan diketahui kondisi terakhir anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar