Sukses

Ingin Cepat Hamil

08 Jan 2015, 22:52 WIB
Wanita, 25 tahun.

saya mau bertanya seputar hari mens pertama dok.biasanya sebelum keluar darah mens merah,saya keluar lendir warna coklat selama 1 atau 2 hari dan yang mau saya tanyakan apakah saat keluar lendir coklat tersebut sudah temasuk hari pertanma mens saya?mengingat untuk menghitung masa subur saya karena saya sedang propgram ingin hamiil.terima kasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

 
Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bisa saja warna kecoklatan tersebut adalah darah yang merupakan bagian dari haid Anda. Yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Selain itu, perlu juga diperhatikan:
 
hentikan segala bentuk kegiatan yang kurang baik seperti merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.
sebisa mungkin hindari konsumsi obat-obatan, terutama yang dijual bebas
ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim sebanyak 2-3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)
menurut the Center for Disease Control (CDC), perempuan yang merencanakan kehamilan dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio
 
Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda maupun pihak suami. Meskipun Anda pernah mendapatkan keturunan dari pernikahan sebelumnya, sebaiknya Anda tetap menjalani pemeriksaan anatomi organ reproduksi dan pemeriksaan faktor hormonal (apabila diperlukan). Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda dan suami segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam 

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar