Sukses

Kutil pada Kelamin

17 Feb 2015, 09:58 WIB
Wanita, 21 tahun.

Assalamu'alaikum.Wb.Wr Dok,saya mw tanya.Di kelamin sya kya'y da daging tumbuh.bagaimana cara'y untuk menghilangkan daging tumbuh itu??klo itu tdk d atasi bz berbahaya g dok??sya sudah meningkah dan pnya anak 1.Tlong dokter ksih jalan yg terbaik.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Sebelumnya, izinkan kami bertanya :

  • seperti apakah bentuk daging tumbuh itu?
  • di mana tepatnya lokasi tumbuhnya?
  • sejak kapan?
  • apakah ada keluhan seperti gatal, panas, demam, atau keluhan lain?

Mohon maaf sebelumnya, tetapi diagnosis pasti baru dapat ditegakkan setelah melakukan pemeriksaan fisik langsung.

Benjolan pada kemaluan bisa menjadi pertanda adanya Infeksi Menular Seksual (IMS), infeksi biasa, atau tumor. Penyebab yang umumnya menimbulkan kutil pada kelamin adalah infeksi virus HPV.

HPV (Human Papilloma Virus) merupakan suatu jenis virus  DNA dari famili papillomavirus yang dapat menyerang manusia. HPV terutama menginfeksi kulit dan jaringan mukosa, termasuk genital/alat kelamin, mulut dan tenggorokan. Terdapat lebih dari 100 jenis HPV. HPV-16 atau HPV-18 adalah jenis virus HPV yang memiliki risiko tinggi dan paling banyak ditemukan sebagai penyebab kanker serviks. Sedangkan HPV-6, HPV-11, dan beberapa jenis HPV lainnya memiliki risiko rendah dan biasanya menimbulkan tumor jinak. Berdasarkan risikonya, HPV dibagi menjadi dua:

HPV risiko rendah

  • Contoh: HPV-1 HPV-6, HPV-11
  • Tumor jinak/ kutil di kulit (veruka vulgaris) atau di kelamin (kondiloma akuminatum)

HPV risiko tinggi

  • Contoh: HPV-16 dan HPV-18
  • Tumor ganas/kanker: serviks, faring/tenggorokan, mulut

HPV sangat mudah menular melalui kontak langsung dengan kulit atau melalui hubungan seksual (pada HPV genital).

Bagaimana mencegahnya?

  • Menghindari kontak langsung dengan kulit penderita yang memiliki kutil. Meski begitu, tidak semua orang yang mengalami kontak dengan HPV akan ditumbuhi kutil, tergantung pada sistem kekebalannya.
  • Vaksinasi. Dilakukan 3 kali dalam 6 bulan sebagai pencegahan primer dan Pap Smear, yaitu mengambil sel dari serviks, kemudian diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui adanya kelainan pada serviks sebagai pencegahan sekunder.  Pencegahan ini mengurangi tingkat risiko sampai 98 persen, apalagi dilakukan dalam rentang waktu usia 9-26 tahun atau minimal enam bulan sebelum menikah. 
  • Tidak melakukan hubungan seks bebas karena selain meningkatkan risiko tertular HPV juga meningkatkan risiko infeksi menular seksual lainnya

Kutil kelamin bisa diterapi dengan obat topikal (tingtur podofilin, asam trikloroasetat) atau dengan bedah beku/laser/skalpel.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk evaluasi dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar