Sukses

Orgasme Pada Wanita dan Jenis Kelamin Anak

01 Jul 2015, 14:54 WIB
Wanita, 33 tahun.

Selamat sore dok, Dok saya seorang ibu yang sudah mempunyai 3 ank perempuan. Yang saya ingin tanyakan dok,ttg kaitan orgasme dengan memiliki ank laki or perempuan. Selama ini jika berhuhungan selalu suami saya yang duluan dok. Saya ingin dapat ank laki2 dok tp jika sy tdk dpt orgasme terus apa bisa dapat ank laki2 dok ? Terima kasih dok

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Secara ilmiah, penelitian hingga saat ini menemukan bahwa yang memegang kendali dalam menentukan jenis kelamin anak adalah sperma dari suami. Laki-laki memiliki kromosom seks jenis X dan Y. Sel telur perempuan memiliki dua kromosom seks yang sama, yaitu X dan X. Sehingga bila dalam hubungan intim, sperma X yang membuahi sel telur maka terjadilah pertemuan kromosom X dengan X, sehingga yang didapat adalah bayi perempuan. Sedangkan, jika sperma Y yang membuahi sel telur, maka terjadilah pertemuan antara kromosom X dan Y, dan didapat bayi laki-laki.

Sperma X dan sperma Y dihasilkan dari proses pembelahan sel XY ayah, sehingga jumlah sperma X dan sperma Y yang dihasilkan adalah sama banyak. Dari penjelasan Kami  sebelumnya, dapat diketahui bahwa daya tahan hidup sperma bervariasi antara 12-48 jam. Sperma yang mengangkut genetik-X (perempuan) berenang lebih lambat namun mampu bertahan lebih lama di dalam saluran reproduksi wanita. Sedangkan sperma yang mengangkut genetik-Y (laki-laki) dapat berenang lebih cepat menuju sel telur namun tidak dapat bertahan lama di dalam saluran reproduksi wanita. Karena alasan inilah disarankan bagi pasangan yang ingin memiliki anak laki-laki untuk berhubungan saat ovulasi terjadi.

Sedangkan jika pembuahan terjadi sebelum ovulasi atau mendekati masa subur, cairan vagina cenderung lebih asam, yang justru akan mematikan sperma Y. Namun sperma X yang lebih tahan asam masih dapat mencapai sel telur.

Dalam hubungannya dengan orgasme, saat wanita orgasme akan mengeluarkan cairan yang bersifat basa, yang dapat membunuh sperma X. Sehingga kesempatan sperma Y untuk membuahi sel telur akan lebih besar.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar