Sukses

Bercak Kuning di Celana Dalam

09 Jan 2015, 16:44 WIB
Wanita, 13 tahun.

Bercak kuning di celana dalam, dan bercak putih disertai sakit di bagian perut bawah apakah berbahaya?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kapankah keluhan tersebut terjadi? Pada beberapa wanita timbulnya flek disertai lendir dan/atau keputihan disertai nyeri perut bagian bawah di tengah siklus haid bisa merupakan hal yang normal. Hal ini disebabkan oleh terjadinya proses ovulasi pada masa itu. Fenomena ini dikenal dengan nama 'mittelschmerz'.

Mengenai masalah keputihan, perlu diketahui bahwa cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan, tanda-tanda keputihan abnormal termasuk mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak, keputihan yang menggumpal, dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, nyeri perut bagian bawah, dan sebagainya.) 

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Untuk memastikan diagnosis, kami menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar