Sukses

Kemungkinan Wanita Tidak Hamil

09 Jan 2015, 13:52 WIB
Wanita, 20 tahun.

Mungkin gak dok, wanita yg haid tidak bs hamil, kenapa?jelasin! Trims yah dok

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Normalnya siklus menstruasi berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Agar seorang wanita dapat hamil, maka perlu terjadi ovulasi dalam siklus haidnya. Apabila seseorang tetap haid namun tidak terjadi ovulasi (anovulasi), maka proses pembuahan tidak dapat berlangsung dan kehamilan tidak akan terjadi.

Anovulasi adalah tidak dikeluarkannya sel telur dari indung telur (ovarium). Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan anovulasi, antara lain:

  • Sindrom ovarium polikistik
  • Gangguan hormonal lain
  • Obesitas atau penurunan berat badan ekstrem

Gejala yang dapat dilihat, antara lain tidak adanya menstruasi (amenore), menstruasi yang jarang, menstruasi yang tidak teratur, peningkatan pertumbuhan rambut pada tubuh dan wajah (berhubungan dengan sindrom ovarium polikistik).

 

Mengenai kemungkinan untuk memiliki keturunan, sekitar 70% pasangan akan langsung mendapat keturunan pada tahun pertama pernikahan mereka, 20% pasangan akan mendapat keturunan pada tahun kedua pernikahan mereka, dan sisanya akan mendapat keturunan pada tahun ketiga mereka atau bahkan tidak memiliki keturunan sama sekali.

Pasangan dikatakan tidak subur bila tidak mendapat keturunan setelah 1 tahun pernikahan dan berhubungan sex 2-3 kali perminggu tanpa menggunakan kontrasepsi. Kasus yang sering terjadi bila menyangkut sulit untuk memiliki keturunan ini, tragisnya malah pihak perempuan yang sering menjadi sasaran. Hal tersebut tidak lain disebabkan oleh kurangnya pengetahuan bahwa untuk mendapatkan keturunan, dibutuhkan kerja sama dari kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan.

Faktor wanita:

Faktor pria:

Untuk mengetahui penyebab ketidaksuburan, hendaknya Anda dan pasangan memeriksakan diri ke dokter, untuk dilakukan pemeriksaan, baik itu pemeriksaan fisik untuk mengetahui apakah terdapat ketidaknormalan pada organ reproduksi ataupun pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apakah ada masalah hormon atau ketidaknormalan sperma.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.
Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar