Sukses

Amankah Air Tawas Untuk Ketiak?

29 Jun 2015, 07:24 WIB
Wanita, 39 tahun.

hai dok,minta penjelasannya, biasanya setelah mandi sy selalu memakai air tawas untuk diusapkan di ketiak untuk menghilangkan bau keringat,ada efek sampingnya gak dok?trims

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter

Keringat berlebih atau Hiperhidrosis merupakan suatu keadaan ketika kelenjar keringat memproduksi keringat berlebih yang seringkali dipicu oleh emosi atau oleh suhu. Seringkali terjadi pada telapak tangan, telapak kaki dan ketiak. Kondisi ini biasanya diturunkan dalam keluarga.

Keluhan Anda tersebut juga dapat disebabkan banyak kemungkinan, seperti masalah saraf, hormonal dan psikis. Mengenai masalah hormon yang paling sering terjadi adalah gangguan fungsi kelenjar tiroid misalnya pada hipertiroid. Sedangkan pada masalah saraf, dapat terjadi stimulus dari saraf simpatis. Mengenai psikis terjadi karena faktor psikologis (stress).

Bau tidak sedap yang berasal dari ketiak diakibatkan oleh bakteri pada kulit yang memakan keringat. Keringat yang terdapat pada ketiak dan sekitar alat kelamin memiliki komposisi yang sedikit berbeda daripada keringat yang terdapat di seluruh permukaan tubuh lainnya karena keringat pada daerah ketiak dan sekitar alat kelamin memiliki kandungan lemak.

Keringat yang telah keluar kemudian akan teroksidasi dan terfermentasi oleh bakteri dipermukaan kulit. Proses fermentasi oleh bakteri inilah yang membuat keringat menjadi berbau setelah keluar dari tubuh. Pada beberapa orang yang memiliki kandungan lemak yang lebih banyak di dalam keringatnya, terutama pada mereka dengan kegemukan, keringat yang keluar akan memiliki bau yang lebih menyengat dibandingkan orang yang kandungan lemak keringatnya tidak terlalu banyak atau normal.

Disamping itu, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan timbulnya bau badan yang menyengat :

  • Banyaknya daerah-daerah lembab pada tubuh (seperti ketiak, lipatan paha, lipat payudara, atau perut yang posisinya tersembunyi). Keringat yang keluar di daerah lembap lebih sulit kering sehingga akan terbendung dan menyebabkan bau badan.
  • Iklim yang lembab atau panasnya ibukota juga dapat mengakibatkan keringat menjadi lebih berbau.
  • Aktifitas/kejadian yang memicu keluarnya keringat yang lebih banyak daripada normal.

Untuk mengatasi bau badan, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah menjaga kebersihan pribadi, terutama kebersihan di daerah-daerah lembab. Beberapa tips untuk mengurangi bau badan diantaranya adalah :

  1. Rajinlah mandi dan selalu membersihkan ketiak dan bagian lipatan kulit
  2. Sering membersihkan ketiak dan daerah daerah lembab lainnya (lipat paha, lipat perut, lipat payudara, dll) saat berkeringat dengan sabun atau tisu
  3. Gunakan baju yang longgar agar keringat di tubuh cepat menguap dan kering
  4. Hindari berat badan berlebih
  5. Mempersingkat proses oksidasi atau fermentasi oleh bakteri di kulit dan mengurangi produksi keringat. Misalnya dengan menggunakan deodoran yang mengandung antiperspiran

Sedangkan air tawas, tidak banyak data medis yang menunjukkan manfaatnya untuk menghilangkan bau badan, begitu juga efek sampingnya. Namun anda perlu berhati-hati bila menggunakan tawas, yang ditakutkan zat kimia yang terkandung didalamnya ikut terserap dalam kulit dan memicu kanker. Sebaiknya anda mempertimbangnkan lagi penggunaan air tawas tersebut.

Jika cara-cara di atas tidak membantu, sebaiknya anda berkonsultasi langsung dengan dokter kulit dan kelamin agar dapat diberikan obat yang tepat.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

1 Komentar