Sukses

Banyak Tidur Saat Haid Dapat Merusak Mata?

09 Jan 2015, 14:21 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok. Apa benar ktika sdng haid tdk blh banyak tiduran krn darah kotornya akn naik k mata dan akn mrusak mata? Dan bgmna mnghilangkan rasa nyeri pd saat haid. Mohon djwab. Makasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Hingga saat ini, tidak terdapat kaitan antara banyak tidur dengan kerusakan pada mata. Sehingga Anda tetap boleh tidur seperti biasa. Wanita yang sedang haid tetap dapat beraktivitas layaknya individu normal lainnya. Namun perhatikan asupan gizi, kecukupan cairan, dan aktivitas fisik Anda.

Selama haid, dianjurkan untuk menjaga nutrisi Anda dengan tips berikut:

  1. Makan makanan tinggi kalsium, seperti kacang-kacangan, kacang almond dan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam.
  2. Makanan tinggi antioksidan seperti buah-buahan (buah beri, ceri, dan sayuran seperti paprika).
  3. Hindari makanan yang diolah seperti roti putih, pasta dan gula.
  4. Lebih banyak mengkonsumsi daging tanpa lemak, tahu (kacang kedelai) atau kacang-kacangan.
  5. Gunakan minyak zaitun atau minyak sayuran untuk memasak.
  6. Beberapa wanita menemukan bahwa dengan mengkonsumsi susu kedelai dapat mengurangi nyeri haid.
  7. Hindari asam lemak trans seperti yang ditemukan pada makanan yang dipanggang (kue, kentang goreng, donat, makanan yang diproses (sosis, salami, dkk), margarin).
  8. Hindari kafein, alkohol dan tembakau.
  9. Minum 6-8 gelas air putih dalam sehari.
  10. Konsumsi suplemen yang mengandung asam lemak omega 3, kalsium sitrat, vitamin D, vitamin E dan magnesium.

Selain makanan dan minuman, dianjurkan juga untuk melakukan olahraga 30 menit setiap hari atau minimal 3 kali seminggu agar metabolisme tubuh Anda tetap terjaga.

 

Selanjutnya, nyeri dan keram di area perut bawah dan pinggul pada saat mendekati atau selama masa haid merupakan gejala yang sering dialami oleh wanita. Dismenorea atau nyeri haid diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda-beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh. Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Beberapa penyakit lain yang juga dapat menimbulkan keluhan nyeri haid antara lain:

  1. Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.

  1. Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.

  1. Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.

  1. Tumor (fibroids): pertumbuhan abnormal dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Endometriosis adalah penyebab tersering keluhan nyeri haid hebat pada wanita. Diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah ada kelainan pada rahim, dan sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti paracetamol, asam mefenamat, atau natrium diklofenak. Namun perhatikan apabila Anda memiliki alergi obat. 

Berikut artikel yang dapat menambah referensi Anda:

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar