Sukses

Mengtasi Keriput dan Kantung Mata

20 Apr 2015, 10:21 WIB
Wanita, 42 tahun.

Assalam. Dok, usia sy 42 thn tp wjh sy terlihat kriput & kntung mata yg jls, sy prnh dpt info klo susah bab sk mjd wjh kusam & krpt, kbtln sy brmslh bab yg tdk rutin kdg 2-5 hr skl, sy jg ada pnykt hprtensi ringan, apkh wjh krpt pngaruh dr itu smua ? Bgm cr mngatasinya ? bgm spy .bab bsa rutin stiap hr ?

Terimakasih karena Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Proses penuaan merupakan proses yang alami dan akan terus terjadi pada setiap manusia. Proses penuaan tidak dapat dihentikan namun dapat diperlambat. Ada banyak faktor yang dapat membuat kulit dan wajah tampak lebih tua daripada usianya. Struktur tulang wajah yang tegas juga dapat membuat wajah tampak lebih tua. Faktor lain yang dapat menyebabkan penuaan dini diantaranya: genetik/keturunan, stres, alkohol, rokok, asupan nutrisi buruk (kurang sayur dan buah), sering terpapar sinar matahari dan polusi.

Proses penuaan dapat diperlambat dengan menerpakan gaya hidup sehat, yaitu:

  • mengurangi stress
  • konsumsi lebih banyak buah dan sayur yang kaya anti-oksidan
  • istirahat cukup, tidur minimal 7-8 jam/hari
  • olahraga teratur, 3-4x/minggu minimal 30 menit
  • kurangi konsumsi gula
  • hindari alkohol, rokok, narkoba
  • hindari paparan sinar matahari dengan menggunakan sunscreen/sunblock setiap hari

Selain itu, untuk perawatan wajah, Anda dapat menggunakan krim retinoic acid/tretinoin, mulai dengan dosis terendah (0,25%). Retinoid acid  dapat mencegah keriput dan memeperbaiki garis-garis kulit di wajah dengan cara memicu pembentukan kolagen. Krim retinoic acid digunakan hanya pada malam hari, oleskan 1-2 jam sebelum tidur untuk memberikan waktu kepada kulit menyerap obat tersebut dan menghindari krim menempel pada bantal. Gunakan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih dan pelembab pada pagi harinya untuk mengurangi efek samping dan menjaga kelembaban kulit.

Keriput di wajah juga dapat dihilangkan dengan beberapa pilihan terapi seperti suntikan botox dan atau filler, PRP, penggunaan mesin ulthera, thermage, hingga prosedur tanam benang seperti yang Anda sebutkan. Seluruh pilihan terapi ini mempunyai keunggulan masing-masing yang tentunya harus didahului dengan analisa Dokter yang sudah berpengalaman dibidangnya untuk memilih teknik terapi mana yang cocok untuk setiap individu.

Kantung Mata

Mata merupakan salah satu tanda penuaan yang muncul paling awal. Kantung mata merupakan salah satu keluhan yang umum dikeluhkan. Ikuti tips-tips di bawah ini untuk menjaga mata terlihat muda dan bebas kantung mata:

  1. Jangan merokok dan selalu aplikasikan tabir surya di kulit sekitar mata. Merokok dan pajanan sinar ultravioletmelemahkan kolagen dan dapat menyebabkan munculnya keriput dan “turunnya” kulit mata.
  2. Gunakan pelembab pada area mata pada malam hari. Pelembab jenis apa pun dapat memberikan hidrasi yang diperlukan oleh area tersebut.
  3. Gunakan krim vitamin A atau asam retinoid (tretinoin) sebagai regimen perawatan kulit harian. Regimen ini digunakan untuk mencegah keriput dan memperbaiki garis-garis kulit wajah yang sudah ada.
  4. Untuk mengatasi mata yang bengkak, gunakan sendok yang sudah didinginkan, potongan timun, atau kantung teh yang sudah dimasukkan ke dalam freezer. Suhu dingin yang ada dapat mengurangi pembengkakan yang ada.
  5. Ganti posisi tidur. Posisi tidur dapat berkontribusi terhadap timbulnya kantung mata. Karena daya gravitasi, tidur dalam posisi miring atau tengkurap menyebabkan cairan terkumpul di bawah mata. Sebaiknya tidur dalam posisi terlentang dan gunakan bantal ekstra.
  6. Hindari menggosok-gosok mata, tidur tanpa membersihkan make-up, minum minuman alkohol dalam jumlah berlebih yang menyebabkan dehidrasi.
  7. Filler hyaluronic acid yang diinjeksika di daerah cekungan mata dapat memberikan mengurangi kantung mata. 
  8. Anda juga daapat menggunakan makeup untuk menyamarkan kantung mata dan lingkar hitam di bawah mata. 

Berikut kami lampirkan artikel mengenai cara agar lebih awet muda:

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar