Sukses

Perut Kaku Saat Hamil

26 Jun 2015, 08:43 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok, usia kandungan istri saya 7 bulan,akhir-akhir ini perutnya mengalami kaku seperti bayinya tegang setelah kami melakukan hubungan dengan posisi istri di bawah,tapi siangnya perutnya kembali normal lagi itu kenapa ya dok,, terima kasih,,saya tunggu jawaban terbaiknya..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Perut tegang dapat menunjukan adanya kontraksi rahim. Kontraksi yang perlu diwaspadai adalah kontraksi asli dimana terdapat peningkatan ketegangan perut mulai dari batas atas perut (di daerah ulu hati atau perut bagian atas) yang menjalar ke bawah perut dan merata ke seluruh perut. Perut yang tegang ini akan terasa seperti mulas dan berlangsung lama dan terus-menerus. Bagaimana dengan istri Anda? Apabila hanya perut kencang saja maka hal tersebut bukanlah kontraksi.

Apabila terjadi keadaan perut yang kencang dan keras yang hilang timbul merupakan kontraksi "palsu". Kontraksi "palsu" ini disebut kontraksi Braxton-Hicks. Otot rahim mengencang selama 30-60 detik, dapat mencapai 2 menit namun jarang. Kontraksi yang dirasakan tidak teratur, dengan intensitas yang tetap dapat menimbulkan ketidaknyamanan tetapi bukan nyeri.

Terdapat beberapa spekulasi mengenai akibat kontraksi Braxton-Hicks, diantaranya adalah menimbulkan kontraksi rahim dan meningkatkan aliran darah ke ari-ari. Kontraksi ini tidak menyebabkan pelebaran diameter leher rahim, tetapi dapat melunakkannya.

Terdapat beberapa hal yang dapat memicu timbulnya kontraksi Braxton-Hicks, antara lain adalah saat Anda ataupun bayi Anda sedang aktif, bila seseorang menyentuh perut Anda, saat kandung kemih penuh, setelah hubungan seksual, dan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). 

Bila kontraksi timbul, ada beberapa tips yang dapat isti Anda lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkan:

  1. Ubah posisi 
  2. Berdiri atau berbaring bila kontraksi timbul saat sedang duduk, ubah posisi tidur bila kontraksi timbul saat sedang tidur.
  3. Mandi air hangat maksimal 20-30 menit untuk meredakan spasme.
  4. Minum beberapa gelas air, karena kontraksi dapat terjadi akibat dehidrasi
  5. Minum teh atau susu hangat.
  6. Coba lebih rileks misal dengan mendengarkan musik yang menenangkan.
  7. Istirahat cukup.
  8. Jaga kandung kemih agar tidak penuh.

Jika memang istri Anda mengalami kontraksi yang terjadi terus-menerus dan berlangsung lama maka sebaiknya mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan mendapatkan terapi yang optimal.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar