Sukses

Tipus Kambuh Lagi?

24 Jun 2015, 11:12 WIB
Wanita, 17 tahun.

Sekitar sebulan yang lalu saya menderita penyakit tipus dan dirawat di rumah sakit selama seminggu. Setelah itu saya melakukan semua anjuran dokter untuk menghabiskan obat yang diberikan dan tidak terlalu kelelahan. Minggu lalu, saya mulai meraskan gejala yang sama seperti yang saya alami ketika terkena tipus. Pagi hari saya merasa sehat bugar, tetapi di siang hari dan petang hari saya merasakan tangan dan kaki saya dingin, kepala saya panas dan sakit, saya juga mengalami batuk mulai dari kemarin, dan hari ini perut saya terasa nyeri, badan saya terasa pegal-pegal ketika demam saya makin meningkat, saya juga merasa mudah menangis ketika demam saya makin naik. Saya juga mengkonsumsi parasetamol untuk meredakan nyeri kepala saya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Demam tifoid atau dalam istilah awam dikenal dengan demam tipes merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhii yang ditularkan lewat makanan. Gejalanya bisa berupa demasm, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, penurunan nafsu makan dan nyeri perut.  Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Gejala penyakit demam tifoid dapat berlangsung antara 10-14 hari. Demam tifoid dapat berulang jika terdapat penurunan daya tahan tubuh.

Penderita demam tifoid perlu mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter sesuai petunjuk, beristirahat cukup dan juga memperhatikan asupan makanan dan minumannya.

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam, dan berbumbu tajam
  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencenaan
  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil
  • Bila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, perlu disertai suplemen vitamin dan mineral, atau makanan formula.

Berikut pencegahan demam tifoid:

  1. Ketahui dengan pasti makanan yang Anda makan dimasak sematang mungkin
  2. Ketika Anda merasa bahwa tubuh Anda sedang kurang fit, hindari jajan sembarangan karena pada dasarnya penyakit apapun akan lebih mudah menyerang saat tubuh kita dalam kondisi yang kurang prima.
  3. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah Anda makan, ikuti 7 langkah mencuci tangan yang dianjurkan WHO (Baca: Bagaimana Mencuci Tangan yang Benar?)
  4. Jika memungkinkan, bawalah perbekalan makan dari rumah, segala sesuatu yang dimasak di rumah sendiri seharusnya lebih higienis daripada yang biasa Anda dapatkan di tempat umum.

Pada individu yang pernah mengalami demam tifoid, sangat memungkinkan penyakit ini kambuh lagi. Karena, umumnya kuman tifoid tidak benar-benar hilang dari saluran cerna (sekalipun telah diberi obat) sehingga ketika daya tahan tubuh turun, kerap kali kuman tifoiid kembali menyerang tumbuh, dan menimbulkan gejala tifoid kembali.

Namun bukan berarti anda dapat membeli obat sendiri dengan resep obat yang sama dengan sebelumnya, karena kondisi ini perlu dipastikan dengan pemeriksaan secara langsung. Untuk itu, agar menghindari kesalahan terapi, kami anjurkan anda memeriksakan diri kepada dokter terdekat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar