Sukses

Mengobati Penyakit Parkison

29 Dec 2014, 11:14 WIB
Pria, 24 tahun.

sore dokter, sya mau tanya cara untuk menyembuhkan penyakit buyutan atau lebih dikenal parkinson . trima kasih.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Parkinson adalah penyakit neurologik kronis progresif yang menyebabkan ketidakmampuan gerak yang semakin memburuk dan semakin mengganggu karena terjadi secara jangka panjang. Penyakit parkinson, merupakan salah satu penyakit degeneratif otak tersering kedua setelah demensia Alzheimer, prevalensinya diperkirakan 1-3 persen pada orang berusia di atas 65 tahun. Namun pada dekade terakhir, parkinson semakin banyak menyerang usia lebih muda, yaitu golongan usia produktif (awal 40 tahun).

Adapun faktor yang mendasari Parkinson adalah gangguan di neurotransmitter otak. Izinkan saya menjelaskan sedikit mengenai bagian otak tersebut.

Unit terkecil dari otak adalah sel yang disebut neuron, diperlukan rangkaian sambung menyambung antar unit neuron ini untuk menyampaikan perintah gerak dari otak ke otot, dan sebaliknya. Agar perintah dari otak bisa sampai ke saraf lainnya, setiap neuron dalam rangkaian saraf itu harus memiliki sarana komunikasi satu sama lain. Komunikasi ini terjadi pada sinaps yakni tonjolan dari neuron yang letaknya hampir saling menempel dan saling berdekatan.

Komunikasi antar neuron terjadi memakai zat cair yang disebut neurotransmitter yang meloncat dari satu neuron ke neuron yang lain  melompati celah sempit antara tonjolan pada sinaps. Untuk bisa melakukan gerak motoris, neurotransmitter yang dipakai adalah DOPAMIN dan ACETYL-CHOLIN. DOPAMIN sebagian besar dibuat oleh sekelompok neuron yang disebut substansia nigra yang berada di basal ganglia pada bagian bawah / dasar dari otak. Namun ada juga beberapa bagian dari jaringan saraf yang memproduksi DOPAMIN guna keperluannya sendiri. Jumlah DOPAMIN dan ACETYL CHOLIN seimbang pada otak sehat manusia sehingga gerak motoris akan berjalan mulus. Adapun kerusakan yang terjadi pada substansia nigra inilah yang mendasari penyakit Parkinson. 

Prinsip pengobatan penyakit Parkinson adalah untuk mengontrol keluhan dan gejala penyakit selama mungkin dengan meminimalisir efek samping pengobatan. Saat ini belum ditemukan terapi maupun operasi yang dapat mengembalikan fungsi saraf tersebut. Penelitian dan studi medis masih terus dilanjutkan untuk menemukan penyebab dan terapi untuk Parkinson. 

Studi klinis menemukan bahwa kualitas hidup pasien akan lebih baik apabila pengobatan diberikan sedini mungkin setelah terdiagnosis. Nutrisi yang baik sangatlah penting, terutama bila pasien mengalami depresi atau mual akibat efek obat (terutama kelompok dopamine agonist), serta adanya bradykinesis yang mempersulit proses mengunyah / menelan makanan hingga selera makan hilang. Untuk gangguan tersebut sebaiknya berikan makanan lunak agar tidak perlu banyak mengunyah dan menambah makanan berserat seperti agar–agar yang dapat mengurangi obstipasi. Hingga kini belum ada vitamin atau suplemen yang bisa mengurangi gejala Parkinson. Penanganan penyakit tersebut membutuhkan kesabaran, kerjasama, dan follow up yang baik antara pasien dan dokter.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar