Sukses

Menghilangkan Bekas Luka Knalpot

23 Jun 2015, 20:01 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok apakah penggunaan maderma, sodermis atau dermatix itu bisa menghilangkan scar yg sudah lebih dari 5 thn gara2 kena knalpot? Atau butuh tindakan medis yg lain?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Agar terhindar dari bias promosi dan tetap menjaga kode etik kedokteran mengenai obat yang Anda tayakan kami tidak bisa menjawabnya di forum ini.

Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), berwarna putih (hipopigmentasi), atau menjadi jaringan berlebih (keloid). Bekas luka seperti apa yang Anda maksud? Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda.

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terbentuknya bekas luka pada seseorang, antara lain kedalaman luka, ukuran luka, lokasi luka, dan faktor genetik (keturunanan). Jika dalam keluarga Anda terdapat kecenderungan terbentuk keloid pada bekas luka, maka kemungkina besar bekas luka Anda juga akan membentuk keloid. Keloid merupakan salah satu jenis dari jaringan parut yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas luka yang terbuka, yang melebihi batas luka itu sendiri.

Pada luka kehitaman (hiperpigmentasi) dapat menggunakan krim, chemical peeling, ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka. Bila bekas luka masih baru dan tidak terlalu dalam, Anda dapat mengoleskan krim yang mengandung hidrokuinon 2% yang dijual di pasaran. Krim hidrokuinon 2% termasuk dalam dosis aman dan penggunaannya harus tepat hanya pada bekas luka saja dan oleskan pada malam hari.

Penanganan bekas luka yang menghitam ini bergantung pada ukuran dan sudah berapa lama terjadi. Anda daptat mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan yang optimal.

Berikut kami lampirkan artikel sebagai tambahan informasi:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar