Sukses

Kelainan Jantung Pada Janin

22 Jun 2015, 11:15 WIB
Wanita, 30 tahun.

Met pgi dok... sy mw tny pd hri sabtu kmrin kmi usg d dr. Radiologi ktx da pelebaran ventrikel pada janin v sblm pada hri kamisnya wktu sy opname dan d usg ktnya normal saja.. sy mhn pnjlsn lbh lnjut dok.. usia khmilan sy skrng msuk 8 bulan

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun untuk keterangan lebih pasti akan lebih tepat jika anda berdiskusi langsung dengan dokter yang telah memeriksa anda, karena sulit bagi kami untuk menentukan atau menjelaskan kondisi yang janin anda alami karena keterbatasan informasi ini.

Kelainan jantung kongenital atau bawaan dapat terjadi pada siapapun. Dari 1000 kelahiran, 8 bayi memiliki bentuk kelainan jantung tertentu, sebagian besar dalam keadaan ringan.

Seringkali penyebabnya tidak diketahui. Walaupun penyebab defek diperkirakan berhubungan dengan genetik, hanya beberapa gen yang telah ditemukan yang dikaitkan dengan adanya kelainan jantung bawaan. Namun, adanya riwayat kelainan jantung bawaan pada keluarga memang meningkatkan risiko kehamilan dengan janin yang mengalami defek atau kelainan jantung juga. Pada kasus Ibu, riwayat adanya kelainan jantung bawaan ini pada keluarga serta pada kehamilan pertama Ibu sendiri, risiko pada kehamilan sekarang ini pun  bisa lebih tinggi. Penyebab lain yang jarang ditemukan berhubungan dengan konsumsi beberapa jenis obat atau terjadinya beberapa jenis infeksi sewaktu hamil.

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang banyak mengandung atau suplemen asam folat sebelum dan sesudah terjadinya pembuahan (kehamilan), dapat mengurangi risiko timbulnya defek jantung janin sebesar 20%. Sedangkan deteksi adanya defek jantung dapat dilakukan pada usia kehamilan 18 - 22 minggu dengan bantuan ultrasonografi (USG). Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan echocardiography dengan doppler. Adanya alat ini memungkinkan penilaianfunsi jantung dan kecepatan serta arah aliran darah pada ruang-ruang jantung, melewati katup atrioventrikular dan semilunar, serta pada aorta dan pembuluh darah paru. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh dokter yang berpengalaman dan umumnya pada Rumah Sakit besar rujukan.

Jika kelainan atau defek jantung terdeteksi. Dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi setelah bayi lahir atau perlu dilakukan tindakan saat janin masih di dalam rahim. Namun, tindakan koreksi defek jantung saat janin masih di dalam rahim masih merupakan tindakan eksperimental atau dalam penelitian. Dengan kemajuan teknologi serta teknik operasi, tingkat keberhasilan operasi jantung pada bayi atau anak dengan kelainan jantung bawaan tinggi.

Kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan ultrasonografi  oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang berpengalaman, jika bisa yang memiliki subspesialisasi fetomaternal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar