Sukses

Kaki Bengkak dan Sering BAK

11 Mar 2015, 18:59 WIB
Pria, 21 tahun.

selamat sore dokter nama sayajhontri sirait asal medan yang pertama sayabelumpernah periksa kedokter, tap[i akhir2 ini sayamengalami pembengkakan pada kaki, seperti ada cairan yang menggumpal dan jika di tekan akan kisut tp beberapa menit berselang akan bengkak kembali disamping itu juga saya sering bolak balik kekamar mandi untuk buang air kecil, mohon solusi dokter apa yang harus say lakukun.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Mengenai pembengkakan yang berada di kaki, sayang sekali datanya masih kurang. Adakah rasa nyeri? Adakah gambaran kemerahan? Apakah bengkak kaki muncul setelah terlalu lama berdiri atau duduk? Apakah didahului riwayat benturan? Apakah teraba adanya benjolan yang tegas dan berbeda dari jaringan sekitarnya? Adakah obat-obatan yang saat ini Anda konsumsi?

Keluhan Anda berikutnya yaitu sering buang air kecil. Sebelumnya kami ingin mengajukan pertanyaan, sejak kapan keluhan sering berkemih dirasakan? Berapa banyak air yang dikonsumsi dalam sehari, apakah Anda sering minum?  Bila Anda memang sering minum, maka wajar bila buang air kecil Anda banyak. Apakah terdapat keluhan anyang-anyangan atau buang air kecil tidak lampias? Apakah terdapat nyeri pada saat berkemih? Bila ada tanda-tanda ini, maka kemungkinan anda mengalami infeksi saluran kemih. 

Ada beberapa kondisi yang sering menyebabkan buang air kecil:

  1. Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubunan seksual yang tidak sehat. 
  2. Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing terutama pada malam hari, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.
  3. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.
  4. Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn. Pada wanita tidak dapat terjadi.

Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter penyakit dalam untuk diperiksa lebih lanjut. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar