Sukses

Tengkuk Kaku dan Mudah Lupa

05 Mar 2015, 16:20 WIB
Wanita, 19 tahun.

jika sering pusing, tengkuk kaku, mudah lupa itu artinya gejala stroke. bagaimana cara mencegah & mengobatinya dokter ? Mohon di jawab terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sering lupa merupakan gejala yang umum, bisa saja keluhan Anda tidak memiliki landasan kelainan yang mengkhawatirkan. Namun jika keluhan lupa ini begitu parah, misal sampai Anda lupa kejadian yang baru saja Anda alami, kami menyarankan anda untuk berkonsultasi langsung dengan ahli saraf atau neurolog. Penyakit lupa memang ada, namanya alzheimer, namun biasanya penyakit ini menyerang orang tua bukan anak muda.

Saya dapat memahami perasaan anda saat ini. Tentunya anda merasa terganggu dengan berbagai keluhan yang Anda rasakan. Namun informasi yang Anda berikan masih sangat terbatas. Idealnya perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya.

Sementara ini kami hanya bisa menduga bahwa berbagai keluhan yang Anda rasakan merupakan akibat kelelahan yang Anda alami baik secara fisik ataupun psikis. Hal ini kemudian menimbulkan kesulitan konsentrasi yang membuat Anda menjadi mudah lupa.

Berikut ini adalah tips-tips agar tidak mudah lupa:

  • Coba latih otak Anda tetap aktif dengan melakukan latihan yang mengasah otak seperti mengisi teka-teki silang, bermain scrable, puzzle, menulis, berlatih musik, dll.

  • Latihan mengingat. Cobalah ingat dan sebutkan beberapa kali nama orang setelah perkenalan atau cobalah mengingat angka.

  • Fokuskan perhatian. Terlalu banyak yang dipikirkan atau melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multi-tasking) dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan tidak fokus. Cobalah fokus dan kerjakan satu persatu untuk mendapatkan hasil maksimal.

  • Makan makanan yang tinggi antioksidan, zat besi, dan rendah lemak. Kekurangan zat besi/ anemia defisiensi besi dapat menyebabkan penurunan kognitif /kecerdasan. Namun konsumsi zat besi harus hati-hati, jika kelebihan justru akan meningkatkan risiko alzheimer's.

  • Olahraga teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinya. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk otak.

  • Istriahat cukup. Saat tidur, terjadi proses konsolidasi memori pada otak. Kurang tidur akan menyebabkan gangguan memori dan kehilangan konsentrasi.

  • Hindari stres. Stres dapat mengganggu proses pembentukan memori.

  • Berhenti merokok! Rokok dapat meningkatkan risiko demensia dan penyakit berbahaya lainnya.

  • Buatlah agenda yang berisi jadwal/janji penting dan apa saja yang akan Anda lakukan agar Anda tidak lupa.

Kemampuan untuk berkonsentrasi dan berfokus juga dapat dilatih dan dibantu dengan makanan dengan nutrisi yang baik dan seimbang.

Berikut kami sertakan beberapa artikel untuk Anda:

Rahasia Fit Setiap Hari

Bisakah Fitonutrisi Cegah Penyakit?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar