Sukses

Azoospermia Bisa Punya Keturunan?

23 Apr 2015, 11:29 WIB
Wanita, 24 tahun.

Usia saya 24 thn dan suami saya 44 thn dok... kami sudah menikah kurang lebih 6 bulan.. dan blm ada tanda2 kehamilan Suami saya mengidap sakit azosspermia dok.dari pernikahan sebelumnya suami saya tdk mempunyai keturunan dari mantan istrinya sampai mereka sempat merencanakan melakukan program bayi tabung. Tapi gagal karena si istri mempunyai gangguan pada rahim/rahim lemah pada saat itu usia mantan istrinya sekitar 38 thn. yang saya tanyakan apakah di usia saya masih muda ini ada kemungkinan untuk bisa mempunyai momongan??,atau kekuatan dinding rahim itu di sebabkan faktor usia juga ya dok? Dan program apa yang saya harus lakukan agar saya dan suami bisa segera mendapat momongan..saya juga sedang menjalankan pengobatan untuk suami saya..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Azoospermia yaitu suatu keadaan dimana tidak ditemukan sperma dalam cairan ejakulat (semen). Cairan ejakulat adalah cairan yang keluar saat seorang pria ejakulasi. Sperma adalah sel yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada proses fertilisasi. Penyebab dari azoospermia dapat berbagai macam, yaitu akibat sumbatan saluran sperma, atau akibat penurunan produksi sperma dalam buah zakar. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisis langsung, pemeriksaan sperma, hingga pemeriksaan hormon. 

Dengan tidak adanya sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur, tentu tidak akan terjadi kehamilan. Namun azoospermia akibat sumbatan saluran sperma masih dapat diperbaiki dengan jalan operasi, sedangkan azoospermia akibat penurunan produksi sperma tidak.  Meskipun operasi dilakukan juga tidak dapat menjamin 100% kesuburan seorang laki-laki. 

Konsultasikanlah kembali hasil analisa sperma ini kepada dokter spesialis andrologi untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar