Sukses

Belum Hamil Lagi Setelah Keguguran

16 Apr 2015, 09:31 WIB
Wanita, 24 tahun.

Selamat pagi dokter, saya dinda sudah 4thn menikah, dan pd usia pernikahan ke2thn saya hamil, tp saat usia kandungan 2bln saya mengalami keguguran, dan sampai sekarang saya blm hamil lagi, saya pnya riwayat penyakit kista endometriosis dok, dan siklus menstruasi saya sangat pendek, baru 14hri terkadang saya sudah mens kembali walau kebanyakan hanya flek saja.. apakah menstruasi saya yg tidak teratur berpengaruh terhadap riwayat endometriosis saya dok? dan saya juga pnya sakit polip hidung dan lemah jantung. bagaimana caranya agar saya cepet diberi momongan. terimakasih atas wktu yang dokter luangkan.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Umumnya setelah satu minggu dari kuretase, darah sudah tidak ada lagi. Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal. Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh hamil lagi. Jika seorang dikuret, seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil. Namun, dianjurkan agar ibu menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi.

Jika Anda ingin cepat hamil maka lakukan hubungan seksual  terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

  •  Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Kunjungi juga Rubrik Kebidanan dan Kandungan yang kami miliki untuk informasi seputar kehamilan.

Semoga Anda dan keluarga sehat selalu serta dapat segera memperoleh momongan.

Kami sertakan beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda :

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar