Sukses

Keputihan Paska Berhubungan

17 Dec 2014, 08:29 WIB
Wanita, 22 tahun.

dok, saya mau tanya, ? mengapa setiap saya sudah Berhubungan, itu sering kali keputihan, tapi keputihan nya itu, warna kekuning2ngan, dan tergolong encer, + terasa Nyeri dan gatal dok, apakah ini berbahaya untuk rahim atau apakah saya sulit mendapatkan keturunan Dok ? trima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kendati memerlukan konfirmasi dari pemeriksaan fisik dan penunjang, namun gejala yang Anda utarakan dapat mengarah ke Bacterial Vaginosis,  kondisi pertumbuhan flora normal vagina wanita yang tidak normal dan memicu terjadinya keputihan.

Gejala yang dialami biasanya adalah :

  • Keputihan berjumlah sedikit hingga banyak 
  • Warna seperti susu pecah, putih hingga keabuan
  • Terdapat rasa gatal, kemerahan dan nyeri saat berhubungan (jarang).

Beberapa pemicu timbulnya kondisi ini adalah beberapa kondisi yang merubah nuansa serta pH di dalam vagina, seperti:

  • Kontak vagina dengan air liur
  • Penggunaan cairan pencuci vagina
  • Kontak vagina dengan sperma.

Gejala memang kerap kali menojol setelah berhubungan seksual karena adanya faktor pemicu tersebut. 

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk mendapatkan penanganan terbaik dari kondi

Segera hubungi Dokter apabila Anda memiliki gejala ini, karena bila dibiarkan Bacterial Vaginosis  dapat berkembang menjadi infeksi dalam organ kewanitaan dan merusak seluruh rangkaian sistim reproduksi di kemudian hari. Bahkan, wanita hamil yang mengalami hal ini memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan secara prematur (belum cukup bulan) dan atau bayi yang lahir memiliki berat badan lahir rendah.

 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk
  • Gunakan kondom pada saat berhubungan, hingga keputihan mereda
  • Perbanyak konsumsi yoghurt. Produk dari susu ini dapat menyeimbangkan PH dan mencegah pertumbuhan bakteri penyebab keputihan.

Kami sarankan Anda konsultasi dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik secara menyeluruh, serta mendapatkan penanganan yang sesuai.

Berikut adalah beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar