Sukses

Kanker Rahim dan Kista Bisa Sembuh Total?

14 Apr 2015, 22:34 WIB
Pria, 33 tahun.

Dok saya mau tanya dulu ketika saya berusia 14 tahun pernah periksa ke dokter kandungan,dan didiaknosa mengalami kanker rahim karna ada benjolan kecil pada rahim,kemudian saya periksa lagi kedokter yang lain katanya saya terkena kista,yang mau saya tanyakan apakah sama antara kista dan kanker rahim?dan apakah saya bisa sembuh total,karna yang saya rasakan saat ini sudah berbeda,tapi sekarang saya sering merasa nyeri sampai kepunggung ketika masa haid. Terima Kasih Dok.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Mungkin yang Anda maksud adalah kanker leher rahim. Kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim yaitu bagian rahim yang menghubungkan rahim bagian atas dengan vagina. Usia rata-rata kejadian kanker leher rahim adalah 52 tahun, dan distribusi kasus mencapai puncak 2 kali pada usia 35-39 tahun dan 60 – 64 tahun.

Kanker leher rahim sendiri merupakan keganasan yang dapat dicegah karena :

  1. Memiliki masa preinvasif (sebelum menjadi keganasan) yang lama
  2. Pemeriksaan sitologi (sel) untuk mendeteksi dini kanker leher rahim sudah tersedia
  3. Terapi lesi preinvasif (bibit keganasan) cukup efektif

Gejala paling umum dari kanker leher rahim adalah perdarahan abnormal dari vagina atau flek (bercak) vagina. Perdarahan abnormal ini terutama terjadi setelah berhubungan seksual,  namun dapat muncul juga perdarahan diantara 2 siklus menstruasi, menoragia, atau bercak / perdarahan postmenopause. Bila perdarahan berlangsung dalam jangka waktu lama maka pasien dapat mengeluh lelah dan lemas karena anemia yang dialaminya.  Bercak kekuningan yang encer diikuti dengan bau amis dapat merupakan tanda-tanda keganasan. Gejala biasanya baru muncul ketika sel yang abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya.

Sedangkan kista pada organ reproduksi wanita biasanya terjadi di ovarium atau indung telur. Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantung yang berisi cairan yang ditemukan di ovarium. Selama fase menstruasi, ovarium akan menghasilkan telur dari pematangan kantung yang disebut folikel. Kebanyakan dari kista ini tidak berbahaya atau dibilang sebagai kista yang fungsional. Hanya sekitar 4-10% yang mengalami gangguan kista serius seperti PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome).

Kista yang fungsional dapat tumbuh sampai sebesar 6 cm namun umumnya tidak memerlukan terapi dan akan menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan. Kista ini hanya memerlukan observasi saja dan memang memerlukan pemeriksaan USG rutin untuk mengawasi pembesaran dari kista. Apabila kista semakin kecil atau menghilang maka tidak akan diperlukan terapi apapun.
Kista fungsional dimana umumnya berukuran < 6 cm hanya diobservasi dan di-USG setiap 2 bulan sekali. Cara lainnya adalah menggunakan pil kontrasepsi. Penggunaan pil kontrasepsi bisa mengurangi kemungkinan munculnya kista yang baru.

Gejala apakah yang Anda alami? Kesembuhan sendiri bergantung dari derajat keparahan masing-masing penyakit tersebut. Kami menganjurkan jika Anda memiliki gejala tertentu terkait organ reproduksi Anda, dapat segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar