Sukses

Mengubah Warna Kulit dan Bibir Kering

12 Dec 2014, 10:44 WIB
Wanita, 30 tahun.

Dok......apa bsa warna kulit d rubah....?? Gmn cra agar bibir tdk kering..??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Setiap orang terlahir dengan jenis kulit dan warna kulit yang berbeda. Genetik tentunya memiliki peran yang cukup besar dalam hal ini. Beberapa orang terlahir dengan warna kulit putih, kuning langsat, sawo matang hingga hitam. Semuanya ditentukan oleh sebuah sel yang disebut sebagai melanin. Faktor lain yang berperan adalah kekuatan paparan sinar matahari yang berbanding lurus dengan warna kulit penduduk (semakin kuat, semakin gelap warna kulitnya). Warna kulit yang sejatinya secara genetik tidak terlalu gelap pun dapat berubah karena paparan sinar matahari.

Perlu diketahui bahwa dalam dunia medis tidak disarankan untuk melakukan pemutihan badan dengan cara menghambat aktivitas melanin, karena sebenarnya melanin mempunyai kemampuan untuk melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar ultraviolet. Hal yang diperkenankan hanyalan menghindari kulit kusam, sehingga kulit terlihat sehat dan cerah.

Anda dapat "memaksimalkan" tampilan warna kulit Anda dengan melakukan perawatan secara rutin, sebagai berikut :

  1. Bersihkan wajah dengan cairan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit, terutama setelah beraktivitas dan sebelum tidur
  2. Gunakan serum atau pelembab yang mengandung vitamin C di pagi hari
  3. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setelah menggunakan serum atau pelembab, dan ulangi penggunaan setiap 2 jam
  4. Gunakan krim malam yang dapat mencerahkan kulit seperti hidrokuinon, retinoic acid, kojic acid, dan zat lain sejenis
  5. Minum air putih setidaknya 1,5 liter per hari
  6. Perhatikan keseimbangan nutrisi harian.

Seiring dengan pertambahan usia, terdapat beberapa perubahan pada struktur dan elastisitas kulit, termasuk bibir karena berkurangnya produksi minyak alami serta kolagen kulit. Kondisi diperburuk dengan paparan bahan iritan yang apabila pajanannya terakumulasi dapat menyebabkan penebalan kulit, kering, retak hingga luka.

Tak pelak, kelemababan bibir pun harus diperhatikan dengan berbagai macam langkah sebagai berikut:

  • Hindari penggunaan sabun antiseptik, terutama yang menghasilkan banyak busa
  • Hindari mandi menggunakan air panas
  • Hindari tindakan menggosok kulit (contohnya sabun dengan kandungan scrub atau tindakan mengeringkan kulit menggunakan handuk)
  • Gunakan pewarna bibir yang mengandung pelembab. Semakin kering dan tebal kulit, maka konsentrasi pelembab yang dibutuhkan juga semakin besar
  • Hindari tindakan mengelupas kulit yang kering, karena tindakan tersebut justru akan membuat kulit menjadi tebal, kasar hingga luka.

Hentikan aplikasi segala macam bahan kimia pada bibir Anda dan lanjutkan pemberian madu hingga luka di bibir membaik. Perbanyak konsumsi vitamin C untuk membantuk proses penyembuhan luka. Idealnya perlu dilakukan pemeriksaan langsung untuk melihat gambaran kelainannya sehingga diagnosis dapat lebih mudah ditegakkan. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar