Sukses

Anemia Saat Hamil

11 Dec 2014, 09:52 WIB
Pria, 26 tahun.

Salam kenal Dok ! saya punya seorang isteri yang, usianya 25th, tinggi 160 cm, BB sekitar 40 kg, gol darah : AB, saat ini dia sedang mengandung anak pertama kami yang usia kandunganya sudah memasuki 8 bulan, kemarin saat kami periksa, Hemoglobin (HB) nya 8 gr %, pertanyaanya, berapakah HB normal untuk ibu hamil ? apa kiatnya yang harus dijalani istri saya agar HB nya normal ? dan apakah efek buruknya bagi janin bila HB sang ibu dibawah normal ? itu saja yang ingin saya tanyakan Dok. semoga KLIKDOKTER.COM semakin sukses dan bermanfa'at bagi sebanyak - banyaknya ummat, amin terima kasih _

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai anemia. Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari  paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.

Anemia yang terjadi saat kehamilan tanpa disertai perdarahan atau riwayat anemia sebelumnya, lebih disebabkan karena kurangnya asupan yang bertujuan untuk pembentukan sel darah merah (zat besi, vit B12, asam folat). Keadaan ini masih terbilang normal saat hamil karena kebutuhan zat besi pada tubuh wanita yang sedang hamil terus-menerus meningkat sesuai dengan usia kehamilan dan meningkatnya jumlah pembentukan sel darah merah ibu sebanyak 25%.

Kadar hemoglobin yang menunjukkan anemia saat hamil adalah apabila <11gr/dL pada trimester I dan III, serta < 10.5 gr/dL pada trimester II. Apabila anemia yang dialami berat, maka aliran oksigen ke janin dapat terganggu sehingga dapat mengganggu pertumbuhan janin, air ketuban berkurang dan bahkan hingga kematian janin. Ibu yang mengalami anemia juga berisiko untuk mengalami persalinan preterm (sebelum waktunya), persalinan tidak maju serta risiko perdarahan saat melahirkan. 

Istri Anda dapat mencegah anemia akibat kekurangan zat besi dan vitamin dengan konsumsi makanan sehat yang kaya akan zat besi, asam folat dan vitamin B-12. Makanan sumber zat gizi tersebut antara lain adalah:

Zat besi         : daging, kacang-kacangan, sayuran hijau, buah yang dikeringkan, dan biji-bijian.

Asam folat     : buah dan jus sitrus, sayuran hijau.

Vitamin B-12 : daging

Konsumsi bahan makanan yang kaya akan zat besi sangat dibutuhkan terutama pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan, ibu hamil, dan masa haid.  Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C juga dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi.

Selain makanan di atas, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi tablet besi, asam folat, serta vitamin B. Pemberian Dosis pemberian asam folat selama kehamilan dapat diberikan sebanyak 600-800 mikrogram /hari. Pemberian asam folat pada masa-masa tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan tabung saraf (Neural Tube Defect) pada bayi dalam kandungan.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar