Sukses

Sejak Kecil Sering Ambruk

12 Apr 2015, 22:56 WIB
Wanita, 19 tahun.

Gejala yg saya alami muncul dgn keringat dingin yg disusuli dgn mati rasa di bagian wajah, lalu merasa mual disertai sakit kepala seolah berputar-putar. Semakin lama penglihatan semakin kabur dan seketika ambruk tidak sadarkan diri. Hal itu sering terjadi sejak umur 9tahun. Saya sudah periksakan ke rumah sakit terdekat, dokter yang menangani bilang bahwa saya terkena gangguan pada saraf. Namun saya masih belum paham dengan diagnosis tersebut. Saya mohon penjelasannya ya dok. Terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Sayang sekali informasi yang anda berikan belum cukup untuk dapat mengarahkan kami untuk mencari tahu penyebab kondisi anda. Namun, kami akan sedikit menjelaskan mengenai sistem saraf manusia.

Sistem saraf manusia dapat dibagi menjadi sistem saraf simpatis, parasimpatis, dan otonom. Sistem saraf otonom meregulasi proses-proses tertentu dalam tubuh, seperti pengaturan tekanan darah dan frekuensi napas. Sistem ini bekerja secara otomatis, di bawah sadar manusia. Saraf otonom mensuplai persarafan ke organ-organ dalam seperti pembuluh darah, lambung, usus, hati, ginjal, kandung kemih, alat kelamin, paru, pupil, dan otot mata, jantung, serta kelenjar keringat, ludah, dan pencernaan.

Sistem saraf otonom memiliki dua bagian utama: simpatis dan parasimpatis. Setelah sistem saraf otonom menerima informasi dari dalam tubuh dan lingkungan sekitar, sistem tersebut meberikan respon dengan menstimulasi proses-proses dalam tubuh, umumnya melalui bagian simpatis, atau menghambat proses melalui sistem saraf parasimpatk.

Karena itu, gangguan pada sistem saraf ini memiliki gejala yang bervariasi, termasuk gangguan regulasi frekuensi denyut jantung, tekanan darah, suhu tubuh, berkeringat, dan fungsi saluran pencernaan serta kandung kemih. Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan antara lain lemah, kepala seperti melayang, pingsan (sinkop), dan gangguan kognitif.

Gangguan sistem saraf otonom dapat disebabkan oleh kondisi atau proses penyakit lain, seperti diabetes, atau sebagai kelainan primer dimana sistem saraf tersebut merupakan satu-satunya sistem yang mengalami gangguan. Contoh gangguan sistem saraf otonom primer, antara lain:

  • Hipotensi ortostatik
  • Intoleransi ortostatik
  • Sindrom takikardia ortostatik
  • Sinkop (pingsan)
  • Saluran pencernaan neurogensik (gangguan gerakan usus, konstipasi)
  • Disfungsi ereksi dan gangguan kandung kemih neurogenik

Pada kasus anda perlu dicari terlebih dahulu penyebab gangguan saraf yang dimaksud. Untuk itu sebaikmya anda kembali berkonsultasi dengan dokter yang menangani anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar